Iran Disebut Mampu Buat Bom Nuklir Hanya Dalam Waktu 12 Hari
saat ini Iran hanya membutuhkan waktu selama 12 hari untuk membuat bom nuklir.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Alat-alat itu diimpor dari sejumlah negara.
Teheran, menurut BfD, juga memacu pengadaan bahan baku untuk produksi perangkat peluncur bom nuklirnya.
Ada pun lembaga intelijen Denmark, PET, menyebut Iran mencoba membeli sejumlah perangkat dan bahan baku itu dari Denmark.
Pembelian dilakukan melalui perantara. Sebagian transaksi itu bisa digagalkan Denmark.
Dalam foto hasil tangkapan layar dari tayangan televisi Iran, IRIB, pada Juni 2021 ini terlihat tiga model perangkat pengayaan uranium Iran.
Dalam foto hasil tangkapan layar dari tayangan televisi Iran, IRIB, pada Juni 2021 ini terlihat tiga model perangkat pengayaan uranium Iran.
Teheran ditaksir memiliki cadangan uranium untuk memproduksi hingga 15 bom nuklir.
Peneliti Israeli Defense Security Forum Yossi Kuperwasser menyebut, Iran mustahil meninggalkan ambisi senjata nuklirnya.
“Iran terus memacu nuklirnya karena sanksi AS dan Eropa tidak cukup menakutkan,” kata pensiunan jenderal pada direktorat intelijen militer Israel itu.
Baca juga: Kapal Perang Rusia Bersandar di Pelabuhan Militer Iran, Ini Tujuannya
Baca juga: Iran Disebut Pasok Ratusan Drone Serang ke Rusia
Sanksi
Iran pernah setuju membatasi pengayaan uranium dengan aras maksimum 3,67 persen.
JCPOA juga mewajibkan Iran menjual semua cadangan uranium yang aras pengayaannya di atas aras itu.
Teheran itu harus melepaskan semua perangkat untuk pengayaan uranium di atas ambang batas itu.
Sebagai imbalan, AS dan sekutu serta mitranya mencabut aneka sanksi pada Iran. Washington dan sekutu serta mitranya juga harus menjalin hubungan ekonomi dengan Teheran.
Alih-alih menjalankan JCPOA, AS di masa Donald Trump malah keluar dari kesepakatan itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/iran-jawara-riset-timteng-salip-jauh-israel_20180503_092650.jpg)