Arti Pertanda

Alasan Orang Jawa Dilarang Menikah di Bulan Jumadil Awal, Begini Penjelasan Primbon Jawa

Simak penjelasan mengapa orang Jawa tidak disarankan menikah di bulan Jumadil Awal. Berdasarakan Primbon Jawa, ada pertanda buruknya.

DOK. WB Pictures
Alasan Orang Jawa Dilarang Menikah di Bulan Jumadil Awal, Begini Penjelasan Primbon Jawa. FOTO : Alice (Florence Pugh) dan Jack Chambers (Harry Styles) di film Don't Worry Darling. 

TRIBUNJOGJA.COM - Setiap bulan dalam Kalender Jawa memiliki arti masing-masing untuk hajatan atau pernikahan.

Ada bulan yang baik dan disarankan untuk melakukan hajatan dan pernikahan, ada pula bulan yang dianggap buruk untuk menggelar acara seperti pernikahan.

Jumadil Awal adalah salah satu bulan yang dianggap membawa dampak buruk bagi calon pasangan.

Jika menikah di bulan Jumadil Awal, konon kehidupan rumah tangga sulit bahagia.

Berikut penjelasan mengapa orang jawa dilarang menikah di bulan Jumadil Awal.

Alasan orang Jawa dilarang menikah di bulan Jumadil Awal

Alasan orang Jawa dilarang menikah di bulan Jumadil Awal
Alasan orang Jawa dilarang menikah di bulan Jumadil Awal (TRIBUNJOGJA.COM/ANR)

Dikutip dari buku Kitab Primbon Jawa Serbaguna (2021) karya R. Gunasasmita, halaman 44 - 46, bulan Jumadil Awal bukan saat yang tepat untuk menikah.

Menurut Primbon Jawa, boleh-boleh saja jika melangsungkan pernikahan pada bulan Jumadil Awal.

Kendati demikian, meskipun orang Jawa boleh menggelar hajatan pernikahan di bulan Jumadil Awal, mereka harus menanggung risiko besar.

Konon, Primbon Jawa meyakini bahwa kehidupan rumah tangga orang yang menikah di bulan Jumadil Awal akan sulit bahagia.

Risiko menikah di bulan Jumadil Awal antara lain kehidupan rumah tangganya memiliki banyak musuh, banyak kehilangan, dan sering tertipu oleh orang lain. 

Itulah mengapa orang Jawa tidak disarankan untuk menikah di bulan Jumadil Awal.

Lantas, bulan apa yang baik untuk mengucap janji suci dan menggelar acara pernikahan?

Baca juga: Perhitungan Jodoh Primbon Jawa untuk yang Lahir Hari Kamis, Cocok dengan Kelahiran Hari Selasa

Baca juga: Perhitungan Jodoh Primbon Jawa untuk Kelahiran Hari Sabtu, Paling Cocok dengan Kelahiran Senin

Bulan yang dianggap baik untuk menikah menurut Primbon Jawa

Bulan yang dianggap baik untuk menikah menurut Primbon Jawa
Bulan yang dianggap baik untuk menikah menurut Primbon Jawa (DOK. PEXELS/Splitshire)

Masih dirangkum dari buku Kitab Primbon Jawa Serbaguna, inilah daftar bulan dalam Kalender Jawa yang dipercaya baik untuk melangsungkan pernikahan.

  • Jumadil Akhir

Jika menikah pada bulan Jumadil Akhir maka pernikahannya akan membawa keberuntungan karena pasangan suami istri akan memiliki kekayaan yang melimpah-ruah. 

  • Rajab

Bulan Rajab juga sangat baik untuk melakukan pernikahan sebab mendapat keberkahan, keselamatan, dan akan memiliki anak yang banyak.

  • Ruwah

Bulan Ruwah juga cukup baik untuk melaksanakan hajat pernikahan sebab pasangan suami istri jika melaksanakan hajat pada bulan ini akan mendapatkan keselamatan dan kedamaian dalam rumah tangganya.

  • Besar

Bulan Besar adalah bulan baik untuk melaksanakan hajat apapun sebab akan memperoleh banyak rezeki dan memperoleh banyak kebahagiaan.

Baca juga: Arti Tanggal Lahir 17 Berdasarkan Primbon Jawa: Lambang Burung Elang, Orangnya Jujur Bijaksana

Baca juga: Arti Lahir Tanggal 18 Menurut Primbon Jawa, Punya Lambang Babi Hutan, Banyak Akal Suka Selingkuh

Sebagai catatan, Anda boleh percaya, boleh tidak percaya pada penjelasan di atas.

Silakan anggap artikel ini sebagai hiburan saja, ya. (Tribunjogja.com/ANR)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved