Berita Bantul Hari Ini

Dies Natalis AKN Seni dan Budaya Penuh dengan Pementasan Seni Tradisi

Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Yogyakarta menggelar Dies Natalis ke-3 bertema ‘Rekontekstualisasi Seni dan Budaya Tradisional’.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Santo Ari
Pertunjukan seni jathilan saat Dies Natalis ke-3 Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Yogyakarta, senin (3/7/2023) 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Yogyakarta menggelar Dies Natalis ke-3 bertema ‘Rekontekstualisasi Seni dan Budaya Tradisional’.

Berbagai rangkaian kegiatan digelar sejak Jumat (30/6/2023) kemarin hingga puncaknya Senin (3/7/2023).

Direktur AKN Seni dan Budaya Yogyakarta Supadma menjelaskan, melalui dies natalis ini pihaknya ingin mengenalkan dan mempromosikan kampus AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, berpartisipasi dalam mempertahankan nilai-nilai sejarah, seni dan budaya khususnya budaya Yogyakarta.

Baca juga: Dugaan Jual Beli Seragam SMP Negeri di Bantul, Ombudsman RI DIY Lakukan Klarifikasi

Selain itu juga memberikan fasilitas kepada siswa, mahasiswa, alumni, pelaku seni ataupun masyarakat umum untuk menyalurkan bakat dan karyanya guna mengembangkan kemampuan menjadi insan seni yang kreatif, inovatif dan berwawasan seni.
 
“Sesuai tema yang kita angkat, Dies ini sebagai sebuah action di mana kita mengelola pendidikan berbasis seni budaya utamanya seni budaya di DIY, baik budaya dan tradisi yang ada di keraton,  maupun budaya yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.

Sebagai perguruan tinggi vokasi bidang seni dan budaya, kampus yang berada di Sewon ini tidak terlepas dari misi untuk melestarikan dan mengembangkan seni dan budaya, khususnya seni dan budaya Yogyakarta

Adapun beberapa rangkaian kegiatan dimulai di hari pertama dengan napak tilas seniman dan budayawan Yogyakarta dan lomba karawitan.

Hari kedua AKN Seni dan Budaya mengadakan lomba tari klasik yang diikuti 42 peserta, yang salah satu tujuannya adalah mengenalkan kampus AKN Seni dan Budya kepada generasi muda.

Hari ketiga diisi dengan lomba tari Klasik Gagrak Ngayogyakarta yakni Tari Klana Raja & Golek Ayun-Ayun.  

Kemudian di puncak acaranya, pada Senin (3/7/2023) digelar sidang senat terbuka, kesenian rakyat jathilan dan pagelaran wayang kulit.

Ia berharap, melalui kegiatan ini para mahasiswa dapat menambah dan menguasai skill serta pengetahuannya.

“Dan ketika lulus bisa mengabdikan diri ke masyarakat sesuai keterampilan dan materi yang pernah diserap,” tuturnya.  

Kasubag TU AKN Seni dan Budaya Yogyakarta, Rais Faisal Akhyar mengungkapkan, bahwa saat ini seni tradisi banyak ditinggalkan atau menjauh dari generasi muda. Ia pun berharap, dengan dies natalis ini, mahasiswa maupun masyarakat luas bisa lebih jeli dalam mengemas kesenian tradisional sehingga lebih dicintai.  

“Caranya kita rekontekstualisasi dengan mengemas seni tradisi ini sehingga dapat dicintai masyarakat luas,” ucapnya.

Adapun usai menggelar rangkaian dies natalis, AKS Seni dan Budaya Yogyakarta juga akan pentas di Pekan Kesenian Bali (PKB) pada Jumat (7/7/2023) mendatang.  

Supadma menambahkan, semua program studi (prodi) akan ikut andil dalam kegiatan tersebut. Mulai dari prodi seni kriya dengan penampilan demo pembuatan wayang kulit tatah sungging, prodi tari dengan pementasan tari tradisional, serta prodi seni karawitan dengan penampilan pentas karawitan.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved