Bulan Bung Karno 2023

4 Pesan Megawati di Puncak Bulan Bung Karno 2023, Jangan Ada Stunting dan Marhaen Bukan Komunis

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menceritakan sejumlah kisah dan memberikan pesan

YouTube PDI Perjuangan
Megawati Soekarnoputri dalam acara Puncak Bulan Bung Karno 2023 di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (24/6/2023). 

Seloroh Megawati itu disambut tawa oleh seluruh kader dan simpatisan yang hadir dalam acara puncak peringatan Bulan Bung Karno 2023.

Dalam kesempatan itu, dia mengingatkan agar masyarakat pandai melihat rekam jejak sosok yang akan dipilih menjadi pemimpin.

Baik berpengalaman di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif, apalagi pernah menjadi pemimpin yang visioner, arif, bijaksana, dan memiliki rekam jejak prestasi baik, serta mengakar ke akar rumput.

“Saya ingatkan, saya ingatkan, saya ingatkan, lima menit coblosnya, lima tahun ngerasain senang atau susahnya. Hati-hati loh, karena itulah gunakan hak pilih mu dengan sebaik-baiknya,” Megawati menandaskan.

4. Tuhan bersemayam di gubuk orang miskin

Megawati Soekarnoputri mengingatkan kunci untuk memenangkan pemilu adalah dengan menjalankan perintah konstitusi, yaitu melindungi masyarakat yang fakir dan miskin.

Mega juga mengingat pesan dari ayahnya, Sukarno, bahwa Tuhan bersemayam di gubuk rakyat miskin.

"Watak politik ini lah yang dipahami PDIP, sehingga melalui rakernas ketiga pada 6 Juni yang lalu, PDIP mengangkat kembali perintah konstitusi. Ingat perintah konstitusi. Ingat perintah konstitusi," kata Mega.

"Bahwa fakir miskin dan anak terlantar dipelihara negara. Itu yang nanti jadi pegangan kita supaya kita menang kembali," lanjutnya.

Menurut Mega, amanat konstitusi itu juga sejalan dengan prinsip presiden pertama Indonesia Sukarno. Mega menyebut Bung Karno memandang politik itu bergerak ke bawah.

Baca juga: Satgas Cakra Buana PDI Perjuangan Kompak Masuk dan Berbaris Rapi di GBK Jakarta

"Di tangan Bung Karno politik itu bergerak ke bawah. Ke bawah. Ingat, ke bawah. Ke rakyat, yang saya sebut sekarang akar rumput," tuturnya.

Dia pun menjelaskan alasan politik itu harus berasal dari akar rumput, yaitu karena akar rumput tak akan pernah bisa dihilangkan.

"Karena apa? (Lapangan GBK) Ini ada rumputnya, ditutupi, nanti kalau dibuka dia cepat bertumbuh kembali. Jadi akar rumput itu tidak bisa dipunahkan saudara-saudara," ucap Mega.

Mega juga mengingatkan kadernya akan pesan Bung Karno, bahwa Tuhan bersemayam di gubuk rakyat miskin.

"Kata Bung Karno, 'di dalam gubuknya rakyat miskin itulah energi kepartaian berasal, dan Tuhan bersemayam di gubuknya rakyat-rakyat miskin," katanya.

 

( Tribunjogja.com / Bunga Kartikasari )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved