Advetorial
Jelang Pemilu 2024, Satpol PP DIY Harap Jaga Warga Jadi Garda Depan Untuk Atasi Berbagai Masalah
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DI Yogyakarta berupaya menggencarkan sosialisasi kepemiluan di setiap Kota/Kabupaten di DIY sejak Januari 2023.
Penulis: Neti Istimewa Rukmana | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DI Yogyakarta berupaya menggencarkan sosialisasi kepemiluan di setiap Kota/Kabupaten di DIY sejak Januari 2023.
Kapala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, mengatakan, pada Januari sampai Maret 2023 lalu, pihaknya memiliki fokus pelaksanaan sosialisasi kepemiluan terhadap linmas, sedangkan pada April sampai Agustus 2023 nanti, terdapat fokus sosialisasi kepemiluan terhadap Jaga Warga.
Baca juga: Jelang Iduladha 2023, Harga Pangan di DI Yogyakarta Relatif Stabil
"Jadi, pada Selasa (20/6/2023) ini, kami menggencarkan pelaksaan sosialisasi kepemiluan dan penyerahan rompi kepada anggota Jaga Warga Kota Yogyakarta, khususnya di Kemantren Umbulhajo. Selanjutnya sosialisasi itu sengaja kami gencarkan untuk mengamankan suasana di masing-masing wilayah saat menjelang Pemilu 2024," paparnya kepada Tribunjogja.com.
Pasalnya, menjelang Pemilu biasanya terdapat gesekan atau perbedaan pendapat mengenai partai politik, calon legislatif dan lain sebagainya.
Sehingga, Jaga Warga di setiap wilayah di DIY diharapkan berperan aktif dalam meredam situasi gesekan antara parpol, caleg, dan lain sebagainya.
"Berdasarkan rilis Bawaslu indeks kerawanan Pemilu di DI Yogyakarta cukup tinggi. Kalau tidak salah, Bawaslu menyampaikan bahwa indeks kerawanan Pemilu 2024 di DIY adalah tertinggi nomor dua di tingkat Indonesia, setelah Papua. Makanya, hal itu diperlukan komponen masyarakat, berupa Jaga Warga untuk ikut serta menjaga situasi kondusif pada saat Pemilu 2024," tutur Noviar.
"Tupoksi Jaga Warga itu adalah membantu menyelesaikan konflik konflik sosial, membantu dalam menyampaikan aspirasi masyarakat serta ikut menjaga ketentraman, ketertiban umum di lingkungan masyarakat," lanjut dia.
Lebih lanjut, Noviar berharap, kehadiran Jaga Warga di setiap wilayah di DIY itu dapat menjadi garda terdepan untuk mewujudkan wilayah DIY yang aman, tenteram dan nyaman.
Sosialisasi kepemiluan yang digelar olehnya di Favehotel Kusumanegara itu, turut menggandeng sejumlah stakeholder. Beberapa di antaranya adalah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY, DPRD Kota Yogyakarta hingga Polda DIY.
Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, berharap, seluruh Jaga Warga di masing-masing wilayah di DIY mampu berperan aktif dalam mengatur dan menegakkan ketertiban umum.
"Untuk mewujudkan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, saya harap juga Jaga Warga itu sebisa mungkin peka terhadap situasi dan kondisi yang ada," pesannya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua DPRD Kota Yogyakarta, H Danang Rudyatmoko.
Menurutnya, Jaga Warga harus mampu mengenali situasi atau permasalahan yang sedang terjadi di masing-masing lingkungan.
"Mari bergerak bersama-sama menjaga ketentraman dari masing-masing wilayah kita. Baik itu saat menjelang Pemilu 2024 maupun seterusnya," ajaknya.
Sementara itu, Kasubdit Binpolmas Ditbinmas Polda DIY, AKBP Sudarmawan, mengungkapkan bahwa pihaknya memiliki program polisi RW Jaga Warga yang mana dibentuk sebagai mitra dan sinergitas bersama masyarakat.
"Ouput yang diharapkan dari program itu adalah crime total menurun sehingga kebutuhan masyarakat akan rasa aman terpenuhi dan kesejahteraan masyarakat meningkat," pungkas AKBP Sudarmawan. (Nei)
BPBD DIY Tingkatkan Kapasitas Masyarakat Kulon Progo dalam Hadapi Risiko Bencana |
![]() |
---|
Visiting Jogja Tourism Walk 2023, Ajang Promosikan Desa Wisata Purwosari di Kulon Progo |
![]() |
---|
Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Gelar Pameran dengan Tema Trapsila |
![]() |
---|
Jaga Warga Sebagai Wadah Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Daerah |
![]() |
---|
Gubernur Kepulauan Riau: Kondisi Aman dan Nyaman untuk Wisatawan yang Pelesir ke Batam |
![]() |
---|