Berita Jogja Hari Ini

Jelang Iduladha 2023, Harga Pangan di DI Yogyakarta Relatif Stabil 

"Jelang Iduladha berdasarkan data di kami memang harga kan relatif stabil. Yang naik dan turun hanya komoditi itu, telur masih di Rp29.500. Untuk lain

Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menyebut harga pangan jelang Iduladha masih stabil. 

Kepala Disperindag DIY, Syam Arjayanti mengatakan ada beberapa komoditas yang justru mengalami penurunan, seperti cabai.

Namun memang ada yang komoditas yang merangkak naik seperti daging ayam dan bawang putih. 

Baca juga: Candi Borobudur Ditutup Sementara Saat Kunjungan Kenegaraan Kaisar Jepang Naruhito

"Jelang Iduladha berdasarkan data di kami memang harga kan relatif stabil. Yang naik dan turun hanya komoditi itu, telur masih di Rp29.500. Untuk lainnya belum ada indikasi kenaikan," katanya, Selasa (20/06/2023). 

Terkait dengan harga daging sapi, Syam memprediksi tidak ada kenaikan yang signifikan.

Umumnya, pedagang akan mengurangi stok daging, karena permintaan daging akan turun.

Hal itu karena masyarakat sudah menerima daging sapi dari kurban. 

"Kalau jelang Iduladha memang harga ternak pasti naik, karena ada kenaikan permintaan. Tetapi kalau untuk kebutuhan pedagang, kan mengurangi stok, karena di mana-mana pada nyembelih. Dan kalau ada kenaikan, kami prediksikan hanya kecil. Karena harga daging kita sudah relatif tinggi dibanding beberapa kota," terangnya. 

Meski harga-harga masih stabil, pihaknya masih melakukan operasi pasar murah.

Tujuannya agar masyarakat dapat mengakses kebutuhan pangan dengan harga terjangkau. Terlebih pasca kenaikan harga BBM. 

"Pasar murah masih terus dilakukan, di Kemantren Wirobrajan. Kemudian kemarin di Pajangan. Supaya masyarakat bisa akses bahan pangan terjangkau. Karena saat ini masyarakat merasakan harga pangan relatif tinggi dibandingkan tahun kemarin, sejak kenaikan BBM. Kan tidak mungkin harga kembali ke sebelum harga BBM naik," imbuhnya. (maw) 
 

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved