Berita Sleman Hari Ini
Iduladha 2023, Perputaran Uang di Pasar Hewan Ambarketawang Gamping Diprediksi Capai Rp 2 Miliar
Jumlah dagangan ternak yang dibawa para pedagang di pasar hewan Ambarketawang, Gamping mengalami kenaikkan hingga 20 persen di Selasa Pahing
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Kurniatul Hidayah
Namun, sebelum hewan masuk pasar ada standar operasional prosedur yang harus dipatuhi.
Yaitu, hewan yang datang ke pasar harus melalui gerbang disinfeksi untuk mengantisipasi penyebaran penyakit.
Selanjutnya, saat penurunan ternak juga ada petugas yang melakukan pemantauan.
Termasuk 3 petugas medis keliling dibantu mahasiswa dari FKH UGM untuk mengecek kesehatan hewan.
Setelah ternak dicek dan dipastikan sehat, hewan tersebut diberi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
"Terutama untuk ternak yang akan dibawa keluar daerah," kata dia.
Salah satu pedagang ternak di Pasar Hewan Ambarketawang, Tri Suwaryanto mengaku menjual satu sapi milik sendiri.
Sapi jenis PO dengan berat 700 kilogram itu dijual dengan harga Rp 46 juta.
"Saya membawa sapi satu, punya sendiri. Dijual harga Rp 46 juta, umurnya dua tahun setengah," kata warga Godean tersebut.
Ia membawa sapinya ke Pasar Hewan Ambarketawang dengan harapan bisa laku terjual dengan harga sesuai yang diinginkan.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo yang memantau ternak di Pasar Hewan Ambarketawang optimis kekurangan hewan ternak di Sleman menjelang iduladha dapat terpenuhi.
Sebab animo masyarakat membawa dagangan ternak di pasar hewan di Kabupaten Sleman cukup tinggi.
Ternak- ternak yang masuk ke pasar hewan tersebut dipantau kesehatannya oleh petugas kesehatan keliling.
"Yang pokok harapannya adalah bagaimana hewan-hewan nanti yang untuk disembelih kurban adalah hewan yang sehat," kata dia. (rif)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Ambarketawang-Gamping-Selasa-2062023.jpg)