Pilpres 2024

Hasil Survei Indopol Terbaru, Prabowo Teratas, Ganjar Kedua dan Anies Ketiga

Hasil survei elektabilitas calon presiden (capres) lembaga survei Indopol menempatkan Prabowo Subianto di posisi teratas.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO/KRISTIAN ERDIANTO/NURSITA SARI
KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO/KRISTIAN ERDIANTO/NURSITA SARI 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Hasil survei elektabilitas calon presiden (capres) lembaga survei Indopol menempatkan Prabowo Subianto di posisi teratas.

Dalam survei yang dilakukan dengan simulasi tiga capres tersebut, Prabowo Subianto menempati posisi teratas dengan elektabilitas 31,21 persen.

Kemudian di posisi kedua ada nama Ganjar Pranowo dengan elektabilitas sebesr 30,48 persen.

Sementara di posisi ketiga ada nama Anies Baswedan dengan elektabilitas 26,53 persen.

"Simulasi tiga nama capres, hasilnya Prabowo di angka 31,21 persen, Ganjar Pranowo selisih hanya 1 persen di angka 30,48 persen dan Anies Baswedan di angka 26,53 persen," ujar Direktur Eksekutif Indopol Survey & Consulting Ratno Sulistiyanto seperti yang dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (20/6/2023).

Baca juga: Soal Wacana Pertemuan SBY dan Megawati, Puan: Harapan Itu Selalu Ada

Sementara dengan simulasi 13 capres, posisi tiga besar masih ditempati oleh Prabowo, Ganjar dan Anies Baswedan.

Prabowo Subianto menempati posisi teratas dengan meraih 28,79 persen.

Lalu di posisi kedua ada nama Ganjar dengan 27,50 persen serta Anies Baswedan di posisi ketiga dengan 23,87 persen.

Kemudian, Presiden Jokowi 4,03 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 2,26 persen.

Sementara itu, ada nama-nama lain seperti Menparekraf Sandiaga Uno hingga Gubernur Jawa Timur Indar Parawansa berada di bawah 2 persen.

Dijelaskan Ratno, nama-nama itu masih bergerak dinamis karena elektabilitas capres itu masih belum ada yang berada di atas 40 persen.

"Gambaran dari 3 peta masih dinamis, belum ada angka dominan. Apalagi dari 3 figur belum sampai di angka 40 atau 45 persen. Artinya ke depan masih dinamis," pungkas dia.(*)

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved