Berita Kriminal

Kasus Pencurian dan Perdagangan Daging Anjing di Magelang, Sekilo Rp25 Ribu

pelaku mencuri anjing di sekitar perumahan di wilayah Magelang Tengah pada 30 Mei 2023, Menurut TA untuk memudahkan aksinya dia menggunakan racun

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
ISTIMEWA
Ilustrasi pencurian anjing - anjing dilumpuhkan dengan cara diberi makanan beracun sebelum di bawa ke rumah jagal 

Atas kejadian ini, pelaku TA disangkakan Pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman penjara maksimal 5 tahun.

Perdagangan Anjing

Diberikan sebelunya, praktik perdagangan anjing terjadi di Kota Magelang. Adapun, korbannya seekor anjing betina berumur satu tahun jenis Belgian Melinois yang diberi nama 'Owie'.

Owie dibunuh oleh orang tak dikenal menggunakan racun kemudian dibawa ke tukang jagal.

Pemilik anjing 'Owie', Joshua Wahyu Santoso (20) warga Magelang Tengah menceritakan awalnya anjing 'Owie' diketahui mengalami kejang-kejang saat berada di luar rumah, pada Selasa (30/5/2023) sekira pukul 24.00 WIB.

"Jadi, anjing 'Owie' itu keluar dari rumah dengan anjing lainnya 'Jack', ngikuti teman beli jajan di warung. Lalu, tahu-tahu 'Owie' kejang di tengah-tengah jalan, teman saya pulang kasih kabar ke saya. Saya datang ke TKP (lokasi kejadian), tapi anjingnya sudah nggak ada di TKP, cuman selisih 3 menitan sudah tidak ada di TKP, sedangkan anjing 'Jack' berhasil diselamatkan meskipun sempat diracun juga,"ujarnya Kamis (8/6/2023).

Melihat anjing 'Owie' tidak ada di lokasi, dia pun bertanya pada warga sekitar. Ternyata, ada saksi yang bilang kalau anjingnya dibawa sama seseorang menggunakan motor.

"Setelah saya nanya ke saksi-saksi ada orang yang lihat, anjing itu diambil dibawa pakai motor ke daerah samban, setelah itu cari-cari nggak ketemu"paparnya yang juga sebagai rescue anjing.

Melihat kejanggalan tersebut, dia pun berinisiatif mencari di rumah jagal yang juga masih berada di sekitar daerah tersebut. Akhirnya, pukul 04.00 WIB (31/5/2023), anjing itu ketemu di salah satu rumah jagal, kondisi sudah mati kaku di dalam karung.

"Soalnya dari kematian janggal, anjing diracun nggak ada di TKP, kalau orang nggak suka anjing diracun, udah nggak usah dibawa to biar mati di tempat. Tapi itu, sudah tidak ada, anjing nggak ada di tempat, langsung sekitaran Magelang yang saya tahu di mana jual daging anjing saya datangi dan ketemu di salah satu penjagal ini,"ujarnya.

Setelah itu, dia pun langsung membawa anjingnya tersebut pulang untuk dikuburkan. Sementara itu, si tukang jagal pun memberi tahu ciri-ciri daripada orang yang membawa anjing ke rumah jagal tersebut.

"Pertamanya karena ada kerja sama jadi saling menutupi tapi setelah ada didesak sedikit omong-omong tukang jagal itu bilang dikasih tahu ciri-ciri motornya (yang mencuri 'Owie'),"ungkapnya.

Atas kejadian ini, dia membuat laporan ke Polres Magelang Kota untuk ditindaklanjuti lanjuti. Pihaknya, membuat laporan dari kejadian ke polres magelang kota, pada Rabu (31/5/2023)

"Berharap, memberikan efek jera terhadap para pelaku,"tuturnya.

Kejadian ini pun menarik perhatian dari Komunitas komunitas Dog Meat Free Indonesia (DMFI).

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved