Berita Kriminal
Kasus Pencurian dan Perdagangan Daging Anjing di Magelang, Sekilo Rp25 Ribu
pelaku mencuri anjing di sekitar perumahan di wilayah Magelang Tengah pada 30 Mei 2023, Menurut TA untuk memudahkan aksinya dia menggunakan racun
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Iwan Al Khasni
Tribunjogja.com Magelang - Dengan wajah tertunduk malu, TA (40) warga Kota Magelang tersangka pencurian anjing digiring ke ruang pemeriksaan kepolisian.
TA mengaku, baru pertama kali melakukan pencurian anjing. Diketahui, pelaku mencuri anjing di sekitar perumahan di wilayah Magelang Tengah pada 30 Mei 2023.
Menurut TA untuk memudahkan aksinya dia menggunakan racun yang dicampur ke makanan, dan itu sebagai umpan untuk melemahkan anjing tersebut.
"Diawur-awurkan (disebar) sebenarnya ada dua anjing saat itu, tetapi yang makan nasi cuma satu.
"Itu, reaksinya (racun) cepat sekitar tiga menitan, anjing menggelepar setelah itu saya langsung masukkan ke dalam karung,"terangnya saat ditanyai polisi, pada Jumat (9/6/2023).
Setelah itu, anjing tersebut langsung dibawa ke rumah jagal dengan harga dagingnya per kilogram sebesar Rp25 ribu.
"Saya mencuri anjing karena ada yang minta, makanya saya mencuri anjing. Ini pertama kali. Itu dijual harganya Rp25 ribu per kilogram. Saya baru dibayar Rp100 ribu, sisanya belum dibayar Rp275 ribu,"ujarnya.
Kasat Reskrim Polres Magelang Kota AKP Dwiyatno mengatakan, kronologi penangkapan pelaku dilakukan setelah adanya laporan dari pemilik anjing.
"Penangkapan kami mulai dari adanya laporan dan saksi di lapangan dan kami himpun. Dan, juga adanya rekaman dari CCTV kami analisa dan mengarah ke pelaku TA tadi.
"Karena ini kebetulan pelaku asli orang Magelang, jadi kami paham jadi tidak perlu waktu lama untuk penangkapan,pelaku ditangkap di rumahnya pada Kamis (8/6/2023) malam. Dan, saat penangkapan pun, pelaku sudah mengakui kalau dia sengaja untuk diminta dari penadah untuk mencarikan anjing,"tuturnya.
Ia melanjutkan, dari keterangan pelaku sasaran anjing dilakukan secara acak. Di mana, pelaku sengaja memutari wilayah sekitar Magelang untuk mencari anjing tersebut.
"Jadi pelaku memang muter sekitar Magelang kalau menemukan baru diambil, langsung ditunggui sampai menggelepar, sudah terkapar masukan ke karung,"ujarnya.
Ia melanjutkan, untuk sementara tersangka ditetapkan baru TA seorang.
Namun, pihaknya tetap akan mendalami kasus pencurian hingga praktik perdagangan daging anjing ini.
"Ini masih kami kembangkan, kalau menurut pengakuan pelaku baru sekali ini. Namanya pencuri kan gak mungkin mengaku , kami punya cara tersendiri untuk mengungkapkannya nanti. Karena penengadah itu ada orang lain, jadi yang memesan itu tidak hanya satu orang. Ada orang lain juga, kebetulan ini pas kejadian di laporkan,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/belasan-anjing-terselamatkan-dari-rumah-jagal-di-bantul.jpg)