Pilpres 2024

Presiden Jokowi Disebut Tengah Usahakan Duet Prabowo-Ganjar

Presiden Jokowi masih mengusahakan untuk menduetkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan terkait polemik keikutsertaan timnas Israel pada Piala Dunia U20 2023 di Indonesia, Selasa (28/3/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Presiden Jokowi masih mengusahakan untuk menduetkan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan kader PDIP Ganjar Pranowo untuk menjadi pasangan capres dan cawapres di Pilpres 2024.

Meski sulit terwujud, Presiden Jokowi disebut masih berusaha untuk merealisasikannya.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi dalam konferensi pers bertajuk 'Langkah Politik Projo Paska Musra' di kantor DPP PROJO, Pancoran, Jakarta, Kamis (25/5/2023)

"Gini. Idealnya Pak Prabowo dan Pak Ganjar jadi satu. Idealnya nih. Atau pak Ganjar-Prabowo, Prabowo-Ganjar. Idealnya. Atau pak Ganjar-Prabowo, Prabowo-Ganjar, idealnya," kata Budi seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.

Menurut Budi, melihat dinamika politik di Tanah Air saat ini, peluang untuk menyatukan Prabowo dan Ganjar bukan perkara mudah.

Partai Gerindra sudah menetapkan Prabowo Subianto sebagai capres yang akan diusung di Pilpres 2024.

Hal yang sama juga sudah disampaikan oleh PDIP dimana mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres.

"Cuma kan makin lama makin complicated. Perkembangannya kok makin sulit," ucapnya.

Budi lantas mengungkap pembicaraan terakhirnya dengan Presiden Jokowi soal dinamika menduetkan Prabowo dengan Ganjar.

Menurut dia, Jokowi masih terus mengupayakan kedua tokoh tersebut disatukan.

"Terakhir juga bicara dengan presiden, 'Gimana Pak? Masih usaha (kata Jokowi) untuk itu'," tuturnya.

"Cuma kan makin lama makin sulit ya. Karena makin tipis-tipis gitu. Ya kita ingin menyatukan lah," sambung Budi.

Kendati begitu, Budi mengatakan, jika duet tersebut ternyata tidak bisa terealisasi maka hal tersebut tidak akan dipaksakan.

"Usaha persatuan itu tetap ada, kalo kenyataannya agak sulit yaudah. Gitu. Karena kita juga melihat kemungkinan berpisah juga ada. Kemungkinan bersatu juga ada," pungkasnya.

Wacana Prabowo-Gibran

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved