Pemilu 2024
Langkah Kapolri Cegah Penyebaran Hoaks Jelang Pemilu 2024
Menurut Kapolri, tim yang dibentuk tersebut akan bersinergi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo)
Penulis: Tribun Jogja | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk tim khusus sebagai upaya untuk menangkal penyebaran berita-berita hoaks jelang pesta demokrasi Pemilu 2024 mendatang.
Menurut Kapolri, tim yang dibentuk tersebut akan bersinergi dengan pihak-pihak terkait, termasuk dengan Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI.
Penyebaran berita-berita hoaks yang berpotensi provokatif dan memecah belah persatuan dikhawatirkan bakal merebak jelang Pemilu 2024 mendatang.
"Tentunya kita telah membentuk tim dan tadi juga kita akan kerjasama dengan RMI untuk memantau terhadap potensi-potensi hoaks yang ada. Kita juga kerja sama dengan Kominfo untuk kemudian mengambil langkah-langkah terkait hal-hal seperti itu," kata Listyo Sigit Prabowo, seperti dikutip Tribunjogja.com dari Tribunnews.com, Senin (22/5/2023).
Kapolri pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati serta waspada dalam mengonsumsi berita-berita maupun informasi terkait Pemilu 2024.
Terutama, kabar-kabar viral yang umumnya beredar melalui media sosial, termasuk pula mewaspadai adanya upaya kampanye hitam.
Mantan Kabareskrim Polri itu menyebut hal ini untuk menghindari terjadinya potensi-potensi pemecah belah bangsa.
"Oleh karena itu tentunya kita mengingatkan kepada seluruh masyarakat, khususnya para santri untuk betul-betul berhati-hati. Jadi saring sebelum sharing. Sehingga kemudian hal-hal yang bisa memecah belah bangsa, memecah belah persatuan itu harus dihindari," ungkapnya.
Di sisi lain, Listyo pun mengingatkan agar tetap mempertahankan nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia meski memiliki beda pilihan calon Presiden nantinya.
"Tentunya siapapun pemimpinnya. Sekali lagi, siapapun pemimpinnya, yang namanya persatuan dan kesatuan di atas segalanya. Karena siapapun pemimpinnya membutuhkan persatuan dan kesatuan masyarakat, persatuan dan kesatuan bangsa, untuk menjalankan program-program nasional ke depan. Serta, menghadapi tantangan global yang penuh ketidakpastian," tegasnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kapolri Bentuk Tim untuk Cegah Penyebaran Hoaks Pemilu 2024
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Kapolri-Jenderal-Listyo-Sigit-Prabowo-3323.jpg)