Berita Jogja Hari Ini
Pemkot Yogya Targetkan Penurunan Volume Sampah 100 Ton Per Hari di Akhir 2023
Pemkot Yogyakarta mematok target penurunan tingkat pembuangan sampah menuju TPA Piyungan sampai 100 ton per hari pada akhir 2023.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
Kemudian, yang kedua ialah mendorong efektifitas pola distribusi sampah organik, sehingga tidak perlu melewati proses pengolahan panjang.
Salah satunya, dengan memanfaatkan jejaring kelompok ternak yang ada di Kota Yogya, Sleman dan Bantul, melalui skema pemenuhan kebutuhan pakan bagi hewan.
Menurutnya, metode tersebut sudah diterapkan untuk menyerap sampah organik hasil pemotongan pohon atau perawatan taman oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta .
Aman mengatakan, dalam sekali giat, sampah organik yang dihasilkan mencapai 7 ton dan seluruhnya pun langsung didistribusikan.
"Tidak perlu dibuang ke Piyungan, tapi dibawa ke kelompok ternak di Bantul, selesai. Jadi, tidak perlu menunggu pengolahan 21 hari menjadi pupuk dan itu bisa langsung termanfaatkan," terang Sekda.
Bahkan, dirinya sudah menerapkan metode tersebut untuk bank sampah binaannya di kawasan Warungboto, Umbulharjo, yang sudah memiliki sekitar 100 anggota.
Kebetulan, di antaranya terdapat anggota yang punya peternakan ayam, sehingga sampah-sampah sisa dapur penduduk pun langsung dialokasikan ke sana.
"Sekarang sampah rumah tangga dibawa ke anggota yang punya ternak ayam. Jadi, sisa nasi, atau sayuran itu tinggal dikasihkan, selesai. Anorganiknya ditimbang, organiknya ditotol ayam," pungkasnya. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Para-petugas-kebersihan-Pasar-Beringharjo-tengah.jpg)