Berita Kriminal Hari Ini

Mobil Penyiar RRI Disabet dengan Senjata Tajam oleh Kelompok Tak Dikenal

Akibat insiden penyerangan tersebut membuat bodi depan di dekat wiper kaca mobil sebelah kanan pecah terkena sabetan pedang.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Polres Bantul
Kondisi mobil korban yang diserang kelompok tak dikenal 

TRIBUNJOGJA.COM - Dugaan kejahatan jalanan kembali terjadi di Bantul dan kini korbannya adalah adalah penyiar Radio Republik Indonesia ( RRI ).

Korban yakni Agus Pramana diduga menjadi korban penyerangan kelompok tak dikenal saat berkendara dengan mobil  di sebelah barat Masjid Agung Bantul , Rabu (3/5/2023) dini hari.  

Agus Pramana menjelaskan, saat itu dirinya hendak berangkat kerja dari kediaman di kawasan Mangir Kidul RT 2 Sendangsari, Pajangan, Bantul DIY.

Dia berangkat menggunakan mobil pikap sekira pukul 04 00 Wib.

Setibanya di barat Masjid Agung Bantul, ia melihat dua kendaraan dari arah timur berboncengan membawa pedang.

"Pedangnya diseret di atas aspal sampai muncul percikan api dan pas berpapasan dengan saya langsung bacok dan kena bagian depan mobil," ujarnya.

Rombongan tersebut langsung kabur setelah melakukan penyerangan .

Baca juga: Polisi di Bantul Amankan 45 Remaja yang Terlibat Kejahatan Jalanan Selama Ramadan

Akibat insiden penyerangan tersebut membuat bodi depan di dekat wiper kaca mobil sebelah kanan pecah terkena sabetan pedang.

Lantaran harus berangkat kerja, ia tidak langsung melaporkan hal tersebut ke kepolisian dan melanjutkan perjalanannya.  
 
"Posisi saya sendirian karena mau berangkat kerja. Rencana saya mau lapor nanti ke Polres Bantul ," kata dia.

Sementara itu  Kasi Humas Polres Bantul Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana membenarkan peristiwa tersebut.

Ia mengatakan bahwa korban telah membuat laporan ke Polres Bantul .  

"Berdasarkan keterangan korban saat berpapasan dengan pelaku, pelaku langsung mengayunkan senjata tajam dan mengenai bagian depan mobil," terangnya.

Jeffry memastikan, polisi akan melakukan penyelidikan kasus tersebut.

Saat ini petugas tengah mengumpulkan keterangan korban. 

Polisi pun akan menganalisis bukti kamera CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), untuk melacak sekelompok pemuda tersebut.

"Mudah-mudahan ada petunjuk untuk mengungkap dan menangkap pelaku," tandasnya.( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved