Mutiara Ramadan

Terhindar Dari Siksa Neraka

Orang yang beriman, akan senantiasa berusaha memelihara dirinya agar terhindar dari siksa neraka yang dahsyat.

Editor: ribut raharjo
Istimewa
Heru Nurinto, Perawat RSUP Dr Sardjito 

Oleh: Heru Nurinto, Perawat RSUP Dr Sardjito

TRIBUNJOGJA.COM - Orang yang beriman, akan senantiasa berusaha memelihara dirinya agar terhindar dari siksa neraka yang dahsyat, dan kemudian dapat masuk syurga yang nikmatnya luar biasa.
Allah berfirman dalam Alquran:

“Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang kafir. Dan sampaikanlah berita gembira kepada mereka yang beriman dan berbuat baik, bahwa bagi mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya..” (QS. Al-Baqarah : 24-25).

Sebagai seorang yang beriman tentu akan berusaha sekuat tenaga agar terhindar dari siksa neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, dan berusaha agar masuk dalam syurganya Allah SWT.

Di bulan Ramadan, terutama di 10 hari terakhir Ramadan ketika menjumpai malam lailatul qadar, Allah melalui Rasulnya memerintahkan kepada kita untuk berdoa.

Dari ‘Aisyah –radhiyallahu ‘anha-, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah SAW, yaitu jika saja ada suatu hari yang aku tahu bahwa malam tersebut adalah lailatul qadar, lantas apa doa yang mesti kuucapkan?”
Jawab Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berdoalah: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni (Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf—menghapus kesalahan–, karenanya maafkanlah aku—hapuslah dosa-dosaku–).” (HR. Tirmidzi no. 3513 dan Ibnu Majah no. 3850.

Dari hadits ini kaum Muslimin diperintahkan supaya memperbanyak doa ini, agar diberikan ampunan Allah Subhanahu wa ta’ala. Dengan ampunan yang diberikan Allah, kaum Muslimin berharap pada ujungnya akan dimasukkan ke dalam syurga dan dihindarkan dari siksa api neraka.

Maka di kesempatan akhir Ramadan ini, memperbanyak doa “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni” adalah upaya yang harus dilakukan oleh orang yang beriman.

Selain itu, kita juga berdoa kepada Allah agar amal ibadah kita selama satu bulan di bulan Ramadan diterima Allah Subhanahu wa ta’ala.

Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a wa rizqon thoyyibaa wa ‘amalan mutaqobbalaa.

Ya Allah, sungguh aku mohon kepada-Mu, ilmu yang bermanfaat, rizqi yang baik, dan amalan yang diterima.
Kita telah banyak melakukan amal ibadah di bulan Ramadan, puasa, salat tarawih, bersedekah, membaca Alquran, berselawat kepada Nabi Muhammad SAW dan amalan-amalan lainnya.

Maka kita berusaha, berdoa agar seluruh amal ibadah itu diterima Allah, ini sangat penting. Bahkan di Hari Raya Idulfitri salah satu ucapan terhadap sesama umat Muslim yang dianjurkan adalah ”taqobbalallahu minna wa minkum”, yang artinya 'Semoga Allah menerima amalanku dan amalan kalian'.

Kembali ucapan ini menegaskan agar amal ibadah kita di bulan Ramadan diterima Allah.

Selanjutnya tujuan diperintahkannya berpuasa adalah agar menjadi orang yang bertakwa sebagaimana yang tercantum dalam Alquran Surat Al-Baqarah ayat 183. Orang yang bertakwa seperti apa ? Dalam kelanjutan ayat ini, yaitu di ayat 188 Surat Al-Baqarah, Allah memberikan penjelasan salah satu ciri orang yang bertakwa, yaitu menjaga agar kita memakan dari harta yang halal.

Allah berfirman :
“Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil …” (Al-Baqarah 188)
Allah melarang memakan makanan yang didapatkan dengan cara yang batil. Sebagai seorang yang beriman hal ini harus diperhatikan, jangan sampai harta, makanan yang didapatkan secara batil masuk ke dalam tubuh kita, anak istri dan keluarga kita.

Kalau umat Muslim memperhatikan ini, mereka akan berpikir berkali-kali untuk melakukan korupsi, mereka akan berpikir ratusan kali untuk mengambil harta yang bukan menjadi hak nya.

Dengan berdoa memohon ampunan, dan berdoa agar amal ibadah diterima Allah serta menjaga diri dari harta yang didapatkan dengan batil semoga kita terhindar dari siksaan api neraka. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved