KKB Papua

KKB Sebar Hoaks, Sebut Tembak Mati 9 Prajurit TNI, Ini Faktanya

Sementara dari 9 anggota TNI lainnnya yang sebelumnya belum diketahui nasibnya, 4 orang di antaranya sudah kembali lagi.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
SURYA.CO.ID/Pramita Kusumaningrum
Ibunda Pratu Miftahul, Parmini sedang memegang foto Pratu Miftahul Arifin, Senin (17/5/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Klaim Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom yang menyatakan anggota KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya telah menembak mati 9 anggota TNI di Distrik Yal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan pada Sabtu(15/4/2023) lalu hanya hoak.

Sebab, klaim tersebut tidak terbukti sama sekali.

Dalam serangan yang dilancarkan oleh KKB Papua di pos TNI tersebut, hanya satu anggota TNI yang gugur yakni Pratu Miftahul Arifin.

Sementara dari 9 anggota TNI lainnnya yang sebelumnya belum diketahui nasibnya, 4 orang di antaranya sudah kembali lagi.

Mereka telah kembali dalam kondisi sehat dan persenjataan lengkap.

Sementara lima anggota TNI lainnya hingga saat ini masih dicari keberadaanya.

Dikutip dari Tribunnews.com, kelima prajurit TNI yang belum diketahui keberadaanya tersebut merupakan anggota Satgas Yonif R 321/GT dan anggota Kopassus.

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Bambang Ismawan mengatakan hingga kemarin pihaknya masih melakukan pencarian terhadap kelima anggota tersebut.

"Kemarin mungkin ada berita simpang siur ada 9 orang yang belum terinformasi dengan baik. Tadi siang sudah kembali 4 orang, lengkap dengan senjata," kata Letjen Bambang Ismawan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (17/4/2023) seperti yang dikutip dari Tribunnews.com.

Baca juga: Pesan Terakhir Pratu Miftahul Arifin ke Istri Sebelum Gugur Ditembak KKB, Minta Jaga Sang Buah Hati

"Jadi tidak benar klaim KKB bahwa mereka menyita 9 pucuk senjata. Hanya sekarang tinggal 5 orang sedang kita lakukan pencarian," tambahnya.

Bambang mengungkapkan pihaknya sampai saat ini belum bisa memastikan kondisi kelima prajurit TNI tersebut.

"Kita belum bisa memastikan (kondisi 5 anggota). Tetapi kalau lihat kasus sebelumnya yang 4 orang yang sudah kembali itu, kan kemarin dispekulasikan bahwa mungkin yang 4... tapi ternyata tidak," ujarnya.

Letjen Bambang Ismawan menambahkan, empat anggota TNI telah kembali ke pos masing-masing usai kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua Pegunungan.

Dia memastikan empat anggota yang kembali itu dalam kondisi sehat.

Sementara itu terkait anggota yang meninggal, kata Bambang, hanya satu anggota yakni jenazah Pratu Miftahul Arifin.

Namun, jenazah Pratu Miftahul Arifin belum berhasil dievakuasi karena kendala cuaca dan medan.

"Karena memang pertama di sana cuacanya tidak menentu, kadang-kadang satu hari hanya dua jam cerah abis itu tertutup kabut. Jadi untuk pengambilan jenazah, helikopter kita tidak bisa langsung merapat, karena memang di samping cuaca kan medannya bukan medan datar," katanya. (*)

 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved