Warga di Lereng Merapi Sleman Patungan Hingga Rp100 Juta untuk Perbaiki Jalur Evakuasi yang Rusak
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus kecewa karena Pemerintah tak kunjung melakukan perbaikan.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Warga Kalurahan Glagaharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman di wilayah Kawasan Rawan Bencana (KRB) III Gunung Merapi gotong-royong memperbaiki jalur evakuasi yang kondisinya rusak parah.
Perbaikan jalan tersebut dilakukan dengan cara menambal lubang secara swadaya.
Warga patungan mengumpulkan uang, lalu digunakan untuk menambal jalan.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus kecewa karena Pemerintah tak kunjung melakukan perbaikan.
"Betul. Warga patungan. Warga peduli dengan jalan itu, sehingga memperbaikinya. Ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Jika Pemerintah tidak bisa memperbaiki, maka warga masyarakat (swadaya) dengan segala keterbatasan yang ada. Yang penting lubang-lubang ditutup terlebih dahulu," kata Lurah Glagaharjo, Suroto, Minggu (9/4/2023).
Jalur evakuasi yang rusak dan diperbaiki swadaya oleh masyarakat berada di Padukuhan Singlar hingga Padukuhan Srunen. Panjangnya lebih kurang 2 kilometer.
Suroto bercerita, pascaerupsi gunung Merapi tahun 2010, jalur Bronggang - Singlar statusnya adalah jalan Kabupaten.
Karena itu, di samping anggaran terbatas, Kalurahan juga tidak berwenang melakukan perbaikan.
Karena itu, Pemerintah Kalurahan Glagaharjo mengusulkan perbaikan jalan rusak tersebut ke Pemerintah Kabupaten Sleman. Usulan terkait perbaikan itupun sudah lama disampaikan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo bersama rombongan, pada 15 Maret 2023 lalu bahkan sempat meninjau kerusakan jalan tersebut dan berjanji berupaya maksimal memperbaikinya.
Namun, pascakunjungan itu, ternyata tak kunjung ada perbaikan.
Sementara warga mendesak agar segera ada perbaikan karena jalan tersebut fungsinya sangat penting sebagai jalur penyelamatan utama bagi warga saat gunung Merapi erupsi.
Karena itu, Suroto mengaku sempat menanyakan lagi ke Pemkab Sleman untuk meminta jawaban. Namun tidak ada kepastian.
Dinas PUPKP Sleman, kata dia, belum bisa mengganggarkan perbaikan, karena jalan tersebut masuk jalur evakuasi dan KRB III yang penanganannya ada di BPBD Sleman.
Sedangkan, hasil komunikasi dengan BPBD Sleman, juga tidak bisa mengganggarkan perbaikan jalan karena tidak ada anggaran untuk itu.
Kasus Keracunan MBG Terjadi Lagi, Orangtua di Sleman: Jika Tidak Mampu Lebih Baik Dihentikan |
![]() |
---|
Dominikus Dion Batal Gabung Timnas U-23 Indonesia, Dokter Tim PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain |
![]() |
---|
3 Kasus Keracunan Massal Terjadi Dalam Waktu Sebulan Terakhir di DIY, Begini Tanggapan Kepala BGN |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca DI Yogyakarta Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025 |
![]() |
---|
Simakjamu Meluncur di DPRD Sleman, Setwan Klaim Tidak Akan Ada Lagi Cerita Kunjungan Fiktif |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.