Pilpres 2024

Prediksi Pengamat Soal Potensi Koalisi Besar KIB dan KIR di Pilpres 2024

Hingga saat ini sejumlah partai masih melakukan komunikasi intens untuk membentuk koalisi guna menghadapi Pilpres 2024.

Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Grafis Tribunnews/Gilang Putranto
Ilustrasi Pilpres 2024. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Peta politik jelang pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih sangat dinamis.

Hingga saat ini sejumlah partai masih melakukan komunikasi intens untuk membentuk koalisi guna menghadapi Pilpres 2024.

Setidaknya sudah ada tiga koalisi yang mulai terbentuk.

Ketiga koalisi yang sudah terbentuk adalah Koalisi Indonesia Bersatu yang diinisiasi oleh Partai Amanat Nasiona, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Golkar.

Kemudian Koalisi Indonesia Raya yang diinisiasi oleh Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa.

Lalu ada Koalisi Perubahan untuk Persatuan yang diinisiasi oleh Partai Nasdem, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera.

Meski sudah membentuk koalisi, namun peta politik masih berpeluang berubah.

Ketiga koalisi berpeluang untuk berubah, terutama jelang masa pendaftaran calon presiden dan wakil presiden mendatang.

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menyebut peluang untuk terbentuknya koalisi besar, yakni KIB dan KIR guna menghadapi Pilpres 2024 terbuka lebar.

Pasalnya, semua partai politik di dalam kedua koalisi tersebut memiliki kesamaan pemikiran dan kepentingan.

Menurut Viva, acara silaturahmi Ramadhan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di markas PAN kemarin adalah bagian penting dari upaya penyatuan KIB dan KIR.

Dia berharap, ada kemajuan dalam memuluskan kerja sama atau koalisi lima partai.

Viva meyakini akan ada banyak keuntungan elektoral dari koalisi jika kerja sama ini terjadi.

"Bagaimana peluangnya? Masih terbuka lebar. Karena dari hasil diskusi kemarin ada banyak persamaan pemikiran dan kepentingan dari lima partai politik," ujar Viva saat dimintai konfirmasi, Senin (3/4/2023).

Sementara sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut KIB dan KIR dengan kata "cocok" seandainya dua koalisi itu bersatu untuk menghadapi Pemilu 2024.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved