Satpol PP DIY Antisipasi Kejahatan Jalanan Saat Bulan Puasa, JJLS Disebut Jadi Wilayah Rawan
Patroli malam serta sesudah sahur hingga Subuh juga akan digencarkan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY menyiapkan sejumlah langkah antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban umum saat bulan Ramadan 1444 H tahun ini.
Patroli malam serta sesudah sahur hingga Subuh juga akan digencarkan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan.
Kasatpol PP DIY, Noviar Rahmad, mengatakan selain patroli, para Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) masing-masing kalurahan juga akan dimaksimalkan.
Dia menjelaskan terdapat potensi kenakalan remaja akan muncul lagi saat bulan suci Ramadan.
Terutama, ketika malam hari hingga menjelang subuh.
"Kemungkinan ini (kejahatan jalanan) kami belum bisa memastikan, tetapi kemungkinan ini akan muncul di tempat-tempat tertentu," kata Noviar, Minggu (19/3/2023).
Dia menjelaskan wilayah Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) menjadi salah satu kawasan rawan terjadi kenakalan remaja salah satunya tawuran dan lainnya.
"Rata-rata di JJLS biasanya banyak yang terjadi. Kemudian tempat-tempat tertentu. Jasi kalau kita andalkan Satpol PP kabupaten atau kota dan DIY tentu personel kami tidak cukup. Maka anggota Linmas dan jaga warga kami minta untuk antisipasi," tegasnya.
Pihaknya juga akan melakukan upaya pencegahan terjadinya kenakalan remaja antara lain, meminta para orangtua untuk selalu mengawasi anak-anaknya.
Noviar menuturkan di setiap daerah sudah ada aturan jam malam bagi remaja.
"Itu sudah jelas saat menjelang malam hingga subuh anak tidak boleh keluar. Tolong dipatuhi agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan," terang dia.
Selain patroli gangguan Kamtibmas, pihaknya juga akan melakukan razia di tempat hiburan malam.
Akan tetapi untuk kepastiannya masih menunggu kebijakan dari masing-masing kabupaten/kota.
Merespon hal ini, Wakil Ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana, menegaskan pihak berwenang baik Satpol PP maupun Kepolisian serta TNI sudah semestinya melakukan pengamanan saat umat muslim menjalankan ibadah puasa.
Menurut Huda saat bulan Ramadan hingga lebaran, sangat rawan terjadi aksi kejahatan.
"Sebab kebutuhan meningkat dan ini harus diantisipasi oleh pihak keamanan dan warga masyarakat sendiri," jelasnya.
Huda meminta aparat penegak hukum betul-betul menjalankan pengamanan saat bulan suci ramadan nanti.
"Kami meminta pihak berwajib memberikan rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa," pungkasnya. (*)
JPW Desak Polisi Tingkatkan Patroli Rutin Cegah Aksi Klitih di Bantul |
![]() |
---|
Satpol PP DIY Siapkan Pemblokiran Akun Penjual Miras di Medsos |
![]() |
---|
Promosi Miras di Jogja Berseliweran di Medsos, Satpol PP DIY Minta Komdigi Take Down |
![]() |
---|
Viral Pengendara Motor di Bantul Terekam Ayunkan Sejata Tajam Dini Hari, Begini Reaksi Polisi |
![]() |
---|
Proyek Jalan Nasional Terhenti, Warga Terdampak JJLS di Kulon Progo Desak Kepastian Kompensasi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.