Perang Rusia Vs Ukraina
Pasukan Chechnya dan Rusia Kuasai Perbukitan di Dekat Kota Seversk Lugansk
Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov mengumumkan pasukan Rusia merebut titik ketinggian di kota Seversk Lugansk yang strategis.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Pernyataan itu muncul sebulan setelah pendukung utama Ukraina, termasuk AS, Inggris dan Jerman, berjanji untuk pertama kalinya untuk mentransfer tank tempur utama modern, seperti Leopard 2.
Washington masih menolak pengiriman jet tempur F- 16 ke Ukraina, dan mempersilakan negara lain jika ada yang mau mentransfer pesawat era Soviet mereka ke Kiev.
Menurut Pentagon, AS memberi Ukraina bantuan keamanan lebih dari $27,4 miliar antara 24 Februari 2022 dan 20 Januari 2023.
Josep Borrell, diplomat top UE, mengatakan pada Minggu blok keamanan tersebut berada dalam kondisi erang yang mendesak.
Dia akan mengusulkan penggunaan $3,6 miliar dari Fasilitas Perdamaian Eropa untuk membeli lebih banyak amunisi untuk Ukraina.
Moskow meluncurkan operasi militer di Ukraina hampir setahun yang lalu, mengutip kebutuhan untuk melindungi rakyat Donbass dan kegagalan Kiev untuk mengimplementasikan perjanjian damai 2014-2015.
Rusia sejak itu memperingatkan bahwa tank dan senjata barat lainnya tidak akan mengubah jalannya konflik tetapi akan diperlakukan sebagai target yang sah.
Pejabat Rusia juga berulang kali menuduh Ukraina menggunakan senjata yang dipasok barat, termasuk peluncur roket HIMARS dan howitzer M777 untuk menyerang warga sipil di Donbass.(Tribunjogja.com/RiaNovosti/RussiaToday/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pimpinan-pejuang-Chechnya-Ramzan-Kadyrov_0503.jpg)