Perang Rusia Vs Ukraina
Pemerintah Kiev Serukan Warga Artemovsk/Bakhmut Segera Evakuasi Diri
Pemerintah Ukraina menyerukan warga sipil yang tinggal di Bakhmut/Artemovsk segera meninggalkan kota yang terkepung pasukan Rusia.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Dia juga menegaskan Kiev tidak akan pernah membuat kesepakatan dengan Putin karena tidak pernah percaya lagi.
Komentar Zelenksy muncul ketika para pejabat Pentagon juga melaporkan Rusia telah mengirim sejumlah besar pasukan tambahan ke zona pertempuran.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menyatakan pasukan Rusia telah meningkatkan tembakan artileri di wilayah Artyomovsk/Bakhmut.
Di sekitar daerah Donetsk inilah terjadi pertempuran paling intens dalam beberapa bulan terakhir.
Zelensky telah berulang kali menegaskan Angkatan Bersenjata Ukraina tidak akan menyerahkan kota itu.
Mereka akan memperjuangkannya sebanyak yang mereka bisa, meskipun AS diduga menasihati Kiev agar tidak melakukan pengorbanan yang tidak perlu.
Pejabat senior AS, sementara itu, telah memperingatkan Ukraina memiliki peluang yang semakin berkurang untuk membuat keuntungan teritorial melawan Rusia.
Moskow, pada gilirannya, telah menunjukkan konflik yang sedang berlangsung dengan Kiev pada dasarnya adalah perang melawan barat yang menggunakan rakyat Ukraina sebagai umpan Meriam.
“Neo-liberal AS telah menghancurkan Ukraina dan memusnahkan rakyat Ukraina. Ambisi hegemonik Amerika menyebabkan hilangnya banyak nyawa,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.(Tribunjogja.com/RussiaToday/xna)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Pasukan-Rusia-Kuasai-Desa-Terdekat-dengan-Kota-Bakhmut-jadi-Lokasi-Strategis-Kepung-Donetsk.jpg)