Perang Rusia Vs Ukraina
Washington Dorong Ukraina Bertempur Lebih Keras Lawan Rusia
Elite di Washington mendorong pasukan Ukraina bertempur lebih keras lagi melawan Rusia dan akan membantu selama diperlukan.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Menurut Washington Post, pejabat senior AS telah menyampaikan posisi pemerintahan Biden kepada kepemimpinan Ukraina.
Sumbernya mengatakan kadang-kadang sulit meyakinkan Kiev untuk mengambil tindakan yang disukai Washington.
Salah satu contoh yang dikutip adalah perilaku militer Ukraina di Artyomovsk (disebut Bakhmut oleh Ukraina), di mana pasukan Kiev bertahan meskipun pejabat AS mengatakan kepada mereka pengorbanan itu tidak sepadan.
Presiden Vladimir Zelensky melekatkan kepentingan simbolis pada kota itu.
Laporan tersebut menyatakan AS ingin Kiev meluncurkan serangan balasan menggunakan pengiriman senjata baru dalam beberapa bulan mendatang.
Mereka harus merebut tanah sebanyak mungkin sebelum melakukan negosiasi dengan Rusia.
Moskow menuduh pendukung barat Kiev menggagalkan pembicaraan damai pada minggu-minggu awal konflik.
Empat bekas wilayah Ukraina telah bergabung dengan Rusia setelah penduduk lokal memilih langkah tersebut dalam referendum.
Pejabat Rusia telah berulang kali menegaskan status wilayah baru tidak dapat dinegosiasikan.
Perkembangan lain, AS tidak akan memasok Ukraina dengan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) karena khawatir tidak akan cukup untuk kepentingan Amerika.
Para pejabat tinggi di Washisngton mengungkapkan hal itu kepada media Politico. Kiev terus menuntut rudal jarak jauh dan senjata berat lainnya, meskipun bantuan militer senilai $30 miliar telah disahkan Gedung Putih.
Pejabat Ukraina diberitahu Washington tidak memiliki rudal ATACMS untuk ditawarkan selama pertemuan baru-baru ini di ibukota AS.
Pentagon menyimpulkan transfer rudal itu akan “mengurangi persediaan Amerika dan merusak kesiapan militer AS.”
“Ada cara lain untuk memberi Ukraina kemampuan yang dibutuhkan untuk menyerang sasaran,” kata seorang pejabat militer senior tanpa menyebut nama.
Meskipun tidak jelas berapa banyak ATACMS yang tersisa di stok AS, produsen senjata Lockheed Martin hanya memproduksi sekitar 4.000 unit dari berbagai merek selama 20 tahun terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/as-sepakat-untuk-menjual-ratusan-tank-abrams-serta-rudal-portabel-stinger-ke-taiwan.jpg)