Berita Jogja Hari Ini
Pemda DIY Tunda Penutupan Perlintasan KA Bandara Adisutjipto
Pemda DIY memutuskan untuk menunda penutupan palang pintu rel kereta api Bandara Adisutjipto setelah mendapat penolakan dari warga Maguwoharjo dan
Penulis: Yuwantoro Winduajie | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pemda DIY memutuskan untuk menunda penutupan palang pintu rel kereta api Bandara Adisutjipto setelah mendapat penolakan dari warga Maguwoharjo dan Tegaltirto, Kabupaten Sleman.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, wilayah perlintasan kereta api di sana masuk dalam kawasan khusus karena berada di komplek bandara sehingga seharusnya dikelola oleh PT Angkasa Pura I.
Namun selama ini, Pemda DIY selalu menganggarkan dana dari APBD DIY guna membayar petugas jaga perlintasan kereta api Bandara Adisutjipto.
Baca juga: Happy Valentrain, PT Railink Bakal Bagikan Coklat dan Voucher KA Bandara
"Penanggung jawab terhadap perlintasan itu sesuai dengan jalannya kalau jalan nasional ya tanggung jawab negara, jalan provinsi ya gubernur, kalau kabupaten ya bupati atau kalau ada badan hukum atau lembaga yang membutuhkan itu boleh mengoperasionalkan," terang Aji, Senin (13/2/2023).
Aji belum bisa memastikan sampai kapan penundaan penutupan itu berlangsung. Sebab pihaknya masih menunggu kepastian dari Angkasa Pura selaku pengelola bandara untuk menangani masalah pengelolaan perlintasan kereta api di sana.
"Tetap kita buka dulu. Tapi masalahnya provinsi tidak bertanggung jawab kalau jalannya bukan jalan provinsi. Persoalan sumber dana dari APBD tidak ada persoalan tapi yang sebaiknya melaksanakan yang punya kewenangan dan tanggung jawab," terangnya.
Sementara Ketua DPRD DIY Nuryadi mengungkapkan, pihaknya sangat mengharapkan perlintasan sebidang ini dapat tetap terus dibuka tanpa adanya penutupan.
Sebab, masyarakat yang bermukim di kawasan tersebut mengalami penderitaan yang cukup mendalam akibat dipindahkannya bandara yang ada di Yogyakarta ke Bandara YIA. Ditambah dengan adanya penutupan perlintasan tersebut.
Nuryadi menyampaikan bahwa ia mendukung penuh apa yang sudah disampaikan oleh warga terkait penutupan perlintasan tersebut.
Baca juga: UIN Sunan Kalijaga Beri Anugerah Doktor Honoris Causa pada Tiga Tokoh Perdamaian
Hal ini karena adanya konteks sejarah yang tidak dapat dipisahkan dengan Bandara Adisutjipto hingga warga yang waktu itu rela menjual tanahnya demi perluasan Bandara Adisutjipto.
Nuryadi memastikan membantu memfasilitasi perjuangan masyarakat Maguwoharjo-Tegaltirto yang memperjuangkan haknya.
“Pihak kami tidak semerta-merta meninggalkan permasalahan baru apalagi perlintasan tersebut tidak dioperasikan kembali. Pihak kami bekerja sama dengan Dinas Perhubungan DIY sudah membuatkan underpass untuk menggantikan perlintasan tersebut,” lanjutnya. (tro)
KENAPA Cuaca di Yogyakarta Terasa Dingin Akhir-akhir Ini? Ini 5 Fakta Menariknya |
![]() |
---|
Kronologi 3 Wisatawan Asal Sragen dan Karanganyar Terseret Ombak di Pantai Parangtritis |
![]() |
---|
Banyak Moge Harley Davidson Lewat Jogja, Ada Event Apa? |
![]() |
---|
Produsen Anggur Merah Kaliurang Buka Suara, Produksi Dihentikan, Produk Ditarik dari Pasaran |
![]() |
---|
INFO Festival Durian Jogja di Sleman Ada All You Can Eat dan Lomba Makan Durian 26-29 Januari 2025 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.