Kadin DIY Diminta Garap Pasar ASEAN Untuk Dongkrak Ekspor
Secara teoritis, peluang menggaet pasar ASEAN lebih mudah karena dua faktor yaitu kedekatan geografis dan kedekatan budaya.
Penulis: Christi Mahatma Wardhani | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengusaha yang tergabung dalam Kadin DIY diharapkan mulai menggarap pasar ASEAN untuk mendongkrak ekspor.
Alasannya negara ASEAN memiliki kedekatan geografis dan kultural.
Duta Besar (Dubes) Keliling Asia Pasifik, Tantowi Yahya, mengatakan ASEAN memiliki potensi pasar ekpor yang besar.
Secara teoritis, peluang menggaet pasar ASEAN lebih mudah karena dua faktor yaitu kedekatan geografis dan kedekatan budaya.
Letak geografis Indonesia sangat dekat dengan negara-negara ASEAN lainnya, bahkan ada yang berbatasan langsung seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.
Sedangkan dari sisi kultural antara negara ASEAN satu dengan negara lainnya banyak kesamaannya
Sayangnya, kedekatan geografis dan kultural belum dimanfaatkan optimal oleh pengusaha.
"Jadi lebih gampang berdagang dengan orang-orang ASEAN, tetapi peluang pasar itu belum termanfaatkan dengan maksimal. Saya justru melihat banyak eksportir kita yang justru melirik ke negara-negara yang jauh di luar kawasan ASEAN,"katanya dalam Bincang Bisnis Kadin DIY bertajuk Tumbuh Kuat Ekonomi Hebat Harapan dan Realita Mengisi Tahun Presidensi ASEAN 2023 di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (11/02/2023) malam.
Ia melanjutkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan pengusaha guna menangkap peluang pasar ASEAN yang besar tersebut yaitu kolaborasi, digitalisasi dan sustainability.
Menurut dia, kolaborasi dan digitalisasi adalah keniscayaan. Keduanya harus dilakukan para pengusaha jika ingin berkembang dan masuk ke pasar global saat ini.
Yang tak kalah penting, pengusaha harus mulai menaruh perhatian pada keberlanjutan lingkungan.
"Ketiganya harus dilakukan para pengusaha jika ingin masuk ke pasar luar negeri, salah satunya pasar kawasan ASEAN,” lanjut Mantan Dubes RI untuk Selandia Baru tersebut.
Di sisi lain, diperlukan dukungan pemerintah, khususnya dalam hal regulasi.
Penting bagi pengusaha untuk mendapat kemudahan regulasi dari pemerintah guna menggarap peluang pasar ASEAN.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-yogyakarta_20180911_145553.jpg)