30.747 Orang di Kabupaten Sleman Sudah Mendaftar Pembuatan KTP Digital 

Kelebihan KTP digital tidak hanya dari segi dapat meminimalisasi penggunaan blanko, akan tetapi juga bisa lebih memudahkan masyarakat

TRIBUNJOGJA.COM/ Neti Istimewa Rukmana
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sleman, Susmiarto, sedang menjelaskan informasi mengenai KTP digital di kantornya, Senin (13/2/2023). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Kartu Tanda Penduduk (KTP) digital atau yang dikenal dengan sebutan Identitas Kependudukan Digital (IKD) direncanakan menggantikan KTP elektronik (KTP-el).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sleman, Susmiarto, mengatakan bahwa saat ini belum ada instruksi dari Pemerintah Pusat mengenai hal itu.

"Sebenarnya, kami sudah mulai melayani pembuatan KTP digital. Sampai Senin (13/2/2023) pagi sudah ada 30.747 orang telah mendaftarkan diri untuk membuat KTP digital. Tapi, saat ini memang belum ada instruksi dari Pemerintah Pusat yang mewajibkan kepada masyarakat untuk mengganti KTP digital," tuturnya kepada Tribun Jogja di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sleman.

Di sisi lain, ia mengatakan, kelebihan KTP digital tidak hanya dari segi dapat meminimalisasi penggunaan blanko, akan tetapi bisa memudahkan masyarakat untuk membawa KTP non fisik.

"KTP digital itu menggunakan aplikasi Indentitas Kependudukan Digital. Nah, di aplikasi itu tidak hanya KTP saja yang di lampiran, tapi ada kartu keluarga, biodata, sertifikat vaksinasi, NPWP, kartu ASN, KPU dan Kartu Indonesia Sehat," papar Susmiarto.

"Tapi, hanya saja, saat ini memang masih ada beberapa instansi yang membutuhkan KTP fisik. Seperti saat ada kepentingan di bank maupun lainnya," imbuh dia.

Pihaknya berharap kepada para instansi untuk bisa bersinergi dalam mendukung program pemerintah guna memudahkan masyarakat membawa data diri tanpa menunjukan bentuk fisiknya.

"Iya sinergi itu menang dibutuhkan ya. Apalagi ditambah penggunaannya yang juga praktis. Masyarakat yang hendak menggunakan KTP digital untuk keperluan tertentu, cukup melakukan scan saja. Nanti data yang dibutuhkan itu bisa muncul," tutup Susmiarto.(*)

 

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved