Jet Tempur F-22 Raptor AS Tembak Jatuh Objek Tak Dikenal di Langit Kanada
Jet tempur F-22 Raptor AS di Pangkalan Elmendorf Alaska menembak jatuh objek di ketinggian langit di Kanada utara. Objek itu bukan balon.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, WASHINGTON - Pentagon telah mengkonfirmasi objek tak dikenal yang terbang di atas Kanada utara telah ditembak jatuh.
Penembakan dilakukan menyusul koordinasi erat antara otoritas AS dan Kanada, termasuk di tingkat menteri pertahanan.
Pada Sabtu (11/2/2023) waktu setempat, Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) mengatakan dalam sebuah pernyataan pihaknya sedang melacak objek udara di ketinggian tinggi di atas Kanada utara.
Kemudian pada hari itu, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan bahwa objek tak dikenal itu ditembak jatuh oleh pesawat F-22 AS di atas Yukon.
Trudeau mengatakan dia membahas insiden itu dengan Presiden AS Joe Biden.
"Presiden Biden mengizinkan pesawat tempur AS yang ditugaskan ke Komando Pertahanan Ruang Angkasa Amerika Utara (NORAD) untuk bekerja sama dengan Kanada untuk menjatuhkan objek udara ketinggian tinggi di atas Kanada utara,” kata Brigjen Pat Ryder, juru bicara Pentagon.
Baca juga: Pentagon Awasi Balon Intai Diduga Milik China Terbang di Langit Montana
Baca juga: Rudal AS Runtuhkan Balon Udara Milik China, Puing-puingnya Jatuh ke Laut
NORAD pertama kali mendeteksi objek tersebut di atas Alaska pada Jumat malam dan dipantau oleh dua pesawat F-22 di wilayah udara AS.
“Pemantauan berlanjut hari ini saat objek melintas ke wilayah udara Kanada, dengan pesawat CF-18 dan CP-140 Kanada bergabung dalam formasi untuk menilai lebih jauh objek tersebut,” imbuhnya.
Jet F-22 AS menembak jatuh objek di wilayah Kanada menggunakan rudal AIM 9X setelah mendekat.
Menteri Pertahanan [AS] Lloyd J Austin III dan Menteri Pertahanan Kanada Anita Anand saling berkomunikasi.
Juru bicara Pentagon itu menambahkan Biro Investigasi Federal AS (FBI) akan bekerja sama dengan Royal Canadian Mounted Police (RCMP) berupaya menganalisis puing-puing benda itu.
Berita tentang objek tersebut datang hanya satu hari setelah pejabat AS melaporkan objek serupa yang telah mereka tembak jatuh di atas Alaska, negara bagian AS yang berbatasan dengan Yukon.
Itu juga terjadi satu minggu setelah jet tempur F-22 Raptor menjatuhkan balon udara China yang diduga telah menciptakan ketegangan antara Beijing dan Washington, DC.
Balon itu juga terbang di atas wilayah udara Kanada dan AS dilaporkan pada 28 Januari, hingga ditembak jatuh di atas Samudra Atlantik di lepas pantai Carolina Selatan pada 4 Februari.
Ketegangan AS-Tiongkok selama beberapa hari terakhir mencapai tingkat panas baru setelah Gedung Putih Biden memerintahkan penembakan balon di lepas Pantai Timur AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jet-tempur-siluman-f-22-raptor-milik-angkatan-udara-as.jpg)