Perang Rusia Vs Ukraina

Presiden Brasil Tolak Jual Amunisi Tank ke Ukraina

Presiden Brasil Luis Inacio Lula da Silva menolak permitaan Jerman agar menjual amunisi tank untuk dikirim ke Ukraina.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
Sputniknews
Tank tempur utama Leopard 2A4 buatan Rheinmetal Jerman ini akan dikirimkan ke Ukraina, guna dipakai bertempur melawan pasukan Rusia. Jerman dan AS serta negara NATO lain terus memompa senjata berat ke Kiev. 

Bahkan sebelum blok tersebut mengumumkan "proposal" untuk Provinsi Kosovo yang memisahkan diri dari Serbia.

Ditawarkan referendum hipotetis untuk bergabung dengan UE, hanya 43 persen mengatakan mereka akan memilih mendukung.

Sebanyak 32 persen menentang, 13 persen akan abstain dan 12 persen mengatakan mereka tidak tahu.

Ditanya apa arti UE bagi mereka, 15 persen mengatakan kemampuan bepergian dengan bebas, 14 persen aka nada lebih banyak kesempatan kerja dan 13 persen mengatakan masa depan lebih baik bagi kaum muda.”

Sementara itu, 13 persen melihat risiko kehilangan identitas budaya di blok tersebut. Jajak pendapat dilakukan pada pertengahan Desember 2022.

Sebuah laporan Bloomberg mencatat survei yang sama pada 2021 menunjukkan 54 persen dukungan bergabung UE.

Jajak pendapat independen yang dilakukan pada Oktober, menggunakan metodologi yang sama, menunjukkan dukungan untuk UE hanya sebesar 34,7 persen.

Sebanyak 48,8 persen menentang dan 16,5 persen ragu-ragu. Selain itu, hampir 80 persen responden menentang pengakuan Provinsi Kosovo.

Menurut survei pemerintah, warga Serbia menyatakan kesediaan mereka untuk mengubah kebiasaan gaya hidup mereka saat ini, jika itu untuk tujuan bergabung dengan UE.

Jajak pendapat dilakukan sebelum apa yang disebut proposal Perancis-Jerman untuk Kosovo bocor ke media.

Presiden Aleksandar Vucic telah mengkonfirmasi UE menuntut Beograd de facto mengakui Kosovo atau menghadapi hilangnya perjalanan dan investasi bebas visa bagi Serbia.(Tribunjogja.com/RussiaToday/xna)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved