Berita Bisnis Terkini
Hiswana Migas DIY Minta Pemda DIY Naikan HET Gas Elpiji 3 Kilogram
Usulan itu muncul lantaran kondisi di lapangan, terutama di toko kelontong tak sedikit menjual gas elpiji subsidi melebihi ketentuan.
Penulis: Miftahul Huda | Editor: Gaya Lufityanti
Kondisi itu mereka jumpai saat pihak Hiswana Migas melakukan kunjungan ke Gunungkidul.
"Kenapa itu kok tinggi (harganya), ya karena dia ngambilnya agak jauh dan dia ngambilnya juga kemungkinan tidak dari pangkalan, kemungkinan dari warung jadi sudah dieret itu, oleh sebab itu pemerintah sekarang ini minta supaya pendistrubusian LGP 3 Kg itu benar-benar sampai kepada masyarakat," terang dia.
Oleh sebab itu pihaknya mendukung penuh kebijakan pemerintah mewajibkan pembeli LPG subsidi harus menunjukan KTP.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY Syam Arjayanti menanggapi, pemerintah DIY tak ingin tergesa-gesa melakukan penyesuaian harga.
Salah satu alasannya karena kondisi ekonomi saat ini masih belum stabil sebab daya beli masyarakat di DIY masih rendah.
Baca juga: Hiswana Migas Sebut Ketersediaan Gas Elpiji 3 Kg di DIY Mencukupi Selama Libur Nataru
"Kami tidak ingintergesa-gesa artinya kami masih akan lebih mendalami kembali dengan penyesuaian harga ini. Jangan sampai nanti kami keluarkan ini, malah harga di lapangan naik lagi. Ini yang kami khawatirkan seperti itu," kata Syam.
Meski begitu pihaknya sudah membahas rencana penyesuaian HET gas LPG 3 Kilogram bersama Hiswana Migas DIY.
"Memang di DIY baru dirapatkan, terus ya beberapa kali ada koordinasi, ini kan menindaklanjuti usulan dari Hiswana itu karena di lapangan kenyataan harga gas LPG 3 kg itu rata-rata sudah di atas yang ditentukan dari Pemda DIY," jelasnya.
Pertimbangan lain belum disetujuinya usulan penyesuaian harga LPG 3 Kilogram lantaran pemerintah DIY masih memantau angka inlfasi daerah.
"Yang perlu juga kami perhatikan adalah angka inflasi kita (DIY) juga masih tinggi ya. Ini yang menjadi salah satu juga faktor yang akan kami lihat kembali kedalamannya, nanti perkembangannya seperti apa, sambil kami melakukan koordinasi, kajian terkait hal itu, kemudian daya beli masyarakat, kemudian margin yang wajar itu seperti apa," terang dia. ( Tribunjogja.com )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/agen-elpiji_20160528_124900.jpg)