Perang Rusia Vs Ukraina

Militer AS Diam-diam Datangkan Peluru Artileri dari Israel ke Ukraina

Militer AS menguras gudang peluru artileri di Israel dan mengirimkannya ke Ukraina yang kehabisan stok munisi tempur.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
JACK GUEZ / AFP
Tentara Israel menembakkan howitzer self-propelled 155mm ke Jalur Gaza dari posisi mereka di sepanjang perbatasan dengan kantong Palestina pada 16 Mei 2021. 

Israel menawarkan untuk membantu menengahi pembicaraan damai dan memberikan bantuan kemanusiaan ke Kiev.

Di sisi lain, Israel menolak bergabung sekutu baratnya mempersenjatai Ukraina atau memberikan sanksi ekonomi Rusia.

Mereka khawatir tindakan bermusuhan seperti itu dapat merusak hubungan baiknya dengan Moskow.

Di bawah Presiden Joe Biden, AS telah mengesahkan sekitar $25 miliar bantuan militer langsung ke Kiev.

Baru-baru ini Washington setuju mengirim 50 kendaraan tempur infanteri Bradley dan berbagai senjata lainnya dalam paket senjata terbaru senilai $3 miliar.

Namun, pejabat Ukraina terus meminta perlengkapan tambahan, dan sekarang mendesak Washington dan sekutu Eropanya untuk mengirim tank tempur utama.

AS sejauh ini telah menolak permintaan tank. Paraa pemimpin militer dari Kelompok Kontak Pertahanan Ukraina, termasuk anggota NATO, akan bertemu di Pangkalan Udara Ramstein Jerman pekan ini.(Tribunjogja.com/RussiaToday/xna)

 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved