Perang Rusia Vs Ukraina
Ukraina Tewaskan Pemimpin Lyubimovka di Wilayah Kherson Rusia
Seorang tokoh pro-Rusia di Kota Kherson terbunuh oleh bom mobil yang diduga dilakukan penyabot Ukraina.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, KHERSON – Para penyabot Ukraina menewaskan Kepala Desa Lyubimovka di wilayah Kherson Rusia, Andrey Shtepa, Kamis (22/12/2022) waktu setempat.
"Hari ini, teroris Ukraina membunuh Kepala Desa Lyubimovka di Distrik Kakhovka, yang mengakibatkan dia meninggal," bunyi pernyataan otoritas Kherson Rusia lewat kanal Telegram.
Serangan dilakukan menggunakan bom mobil. Menurut informasi terbuka itu, korban seorang tokoh Kherson yang pro-Rusia dan seorang tak kenal rasa takut.
“Andrei Shtepa adalah seorang profesional sejati dan orang yang tak kenal takut yang tanpa pamrih memimpin evakuasi dan tetap tinggal di desa asalnya sampai akhir, memenuhi tugasnya, meskipun terancam nyawanya,” lanjut pernyataan yang dikutip Russia Today, Jumat (23/12/2022) WIB.
Baca juga: Ukraina Cabut Akreditasi Jurnalis CNN dan Sky News Gara-gara Liputan Kherson
Baca juga: Presiden Zelensky Tuduh Rusia Hancurkan Infrastruktur Kherson Sebelum Mundur
Baca juga: Tentara Ukraina Pakai Simbol Pasukan Nazi Jerman saat Masuki Kota Kherson
Pejabat Kherson meluncurkan penyelidikan kriminal atas dan bersumpah menemukan semua yang bertanggung jawab atas kejahatan itu, dan menghukum mereka sesuai hukum Rusia.
Musim gugur ini, wilayah Kherson dan Zaporozhye serta republik rakyat Donetsk dan Lugansk secara resmi bergabung dengan Rusia setelah referendum.
Kiev menolak hasil referendum dan berjanji akan menggunakan kekuatan militer untuk mengusir Rusia dari semua negeri yang dianggap Ukraina miliknya.
Insiden itu terjadi saat Kiev memperingatkan akan ada lebih banyak ledakan di wilayah Rusia selama Moskow melanjutkan operasi militernya di Ukraina.
Para pejabat Ukraina belum mengklaim tanggung jawab langsung atas tindakan seperti pembunuhan jurnalis Darya Dugina oleh bom mobil pada Agustus di Moskow.
Begitu pula bom bunuh diri menggunakan truk pada 5 Oktober di Jembatan Krimea.
Kepala Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Ukraina, Alexey Danilov, menyatakan akan ada ledakan di banyak kota di seluruh Rusia.
"Saya memperingatkan 'bunga kapas' di Rusia akan tumbuh semakin banyak setiap hari," kata Danilov dalam sebuah penampilan di TV pemerintah, menggunakan istilah slang untuk ledakan.
“Itu tidak mengherankan, Rusia adalah Rusia. Seseorang harus sopan dalam berurusan dengan masyarakat yang beradab, dan semuanya akan baik-baik saja,” katanya.
“Tetapi jika Anda melanjutkan kebijakan yang Anda pilih hari ini, percayalah, akan ada ledakan, tidak hanya di sana tetapi di banyak kota lainnya,” tambah Danilov.
Danilov tidak menjelaskan ledakan mana yang dia maksud. Outlet Ukraina Izvestia mencantumkan serangkaian ledakan yang terjadi di Rusia selama seminggu terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/Rusia-kuasai-Kota-Kherson-Ukraina.jpg)