Perang Rusia Vs Ukraina
Pertempuran Sengit di Sekitar Donetsk, Kota Maryinka Sebagian Besar Hancur
Pertempuran sengit pasukan Rusia dan Ukraina terjadi di Donetsk dan sekitarnya. Kota Maryinka mulai ditiggalkan tentara Ukraina karena hancur.
Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
TRIBUNJOGJA.COM, DONETSK - Garis depan Donetsk tetap menjadi medan perang terberat di Ukraina Timur, di mana pasukan Rusia mencoba menerobos posisi Angkatan Darat Ukraina yang dijaga ketat.
Pasukan Rusia melanjutkan upaya mereka untuk menyerang posisi Ukraina di wilayah Novomikhailovka, Pobeda dan Krasnogorovka. Artileri Rusia menembaki Avdiivka.
Militer Rusia baru-baru ini juga mengumumkan beberapa keberhasilan di kota Maryinka yang terletak di pinggiran barat aglomerasi kota Donetsk.
Pada 20 Desember, penjabat kepala Republik Rakyat Donetsk mengklaim Angkatan Bersenjata Ukraina didorong ke pinggiran barat kota oleh Angkatan Darat Rusia.
Bagian barat Maryinka hampir hancur selama pertempuran berkepanjangan di kota itu, sehingga pertahanan posisi militer Ukraina hampir tidak mungkin dilakukan.
Benteng utama AFU dilaporkan terletak di tengah Maryinka. Pada 19 Desember, pejabat DPR menyatakan operasi pembersihan di bagian tengah kota sudah selesai.
Baca juga: Rusia Ancam Yunani Jika Pasok Ukraina Rudal S-300 dari Pulau Kreta
Baca juga: Artileri Ukraina Serang Donetsk, Enam Orang Meninggal Dunia
Baca juga: Korut jadi Negara Ketiga yang Akui Kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk
Sebelumnya, dipastikan pasukan Rusia telah memotong jalan dari Maryinka ke Krasnogorovka. Jalan lain menuju kota terdekat dibombardir oleh artileri Rusia.
Jalan menuju Maryinka dari arah selatan sudah di bawah kendali militer Rusia. Dengan demikian, militer Ukraina berisiko kehilangan kendali atas permukiman tersebut dalam waktu dekat.
Wartawan militer Rusia yang dikerahkan bersama pasukan Rusia yang bergerak maju di dekat Maryinka mengkonfirmasi pasukan Ukraina didorong ke bagian barat kota.
Pada saat yang sama, pasukan Rusia melanjutkan operasi ofensif di Krasnogorovka yang terletak di utara kota dan di Pobeda yang terletak di selatan Maryinka.
Operasi militer di sana memiliki kepentingan taktis dan kemungkinan besar ditujukan untuk mengalihkan perhatian militer Ukraina dari medan perang utama di Maryinka.
Pada gilirannya, AFU mencoba melakukan serangan balik. Misalnya usaha mereka untuk melakukan serangan balik di dekat desa Pobeda dilaporkan gagal pada 18 Desember.
Usaha yang dilakukan militer Ukraina berusaha memperkuat garnisun di Maryinka dengan pasukan yang dikerahkan kembali dari wilayah Kherson.
Namun, militer Rusia terus maju. Di tengah duel artileri yang sengit, prajurit Rusia menghancurkan benteng Ukraina di Maryinka dan di ladang di pinggirannya.
Di selatan Bakhmut, para petempur swasta Grup Wagner melanjutkan operasi penyerangan di Kleshcheyevka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/tiga-mata-mata-ukraina-yang-hendak-lakukan-serangan-bom-di-rusia-ditangkap.jpg)