Sekeluarga Ditemukan Meninggal

Update Pembunuhan Sekeluarga di Magelang : Rencana Pernikahan Sirna, DK Tewas Diracun Sang Adik

Perkembagan Kasus Dugaan Keracunan 3 Anggota Keluarga di Mertoyudan Magelang, Keluarga: Korban Anak Diketahui Akan Menikah

Tribunjogja/Nanda Sagita Ginting
Ucapan duka cita yang dikirimkan ke rumah korban di Jalan Sudiro, No.2, Gang Durian, RT10/RW1, Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang, pada Selasa (29/11/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Rencana pernikahan DK, salah satu korban teh hangat dan es kopi beracun di Magelang sirna.

DK meninggal dunia bersama kedua orang tuanya AA dan HR di rumahnya pada Senin (28/11/2022) pagi.

Ketiganya meninggal setelah mengkonsumsi minuman beracun.

Tragisnya, pelaku yang melakukan pembunuhan dengan cara membubuhi racun arsenik ke dalam minuma teh dan kopi yang diminum oleh satu keluarga tersebut adalah adik kandungnya sendiri berinisial DDS.

Racun yang dibeli secara online tersebut dibubuhkan oleh DDS pada teh dan kopi pada Senin (28/11/2022) pagi.

Ketiga korban, yakni DK, AA dan HR yang meminum teh dan kopi beracun tersebut pun langsung meninggal dunia.

Ketiganya meninggal tak lama setelah mengkonsumsi teh dan kopi beracun di dalam kamar mandi.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Magelang Ternyata Dua Kali Rencanakan Aksinya, yang Pertama Gagal

Baca juga: BREAKING NEWS : Polisi Tetapkan Anak Kedua Korban Pembunuhan Di Magelang Sebagai Tersangkaa

Kini, rencana DK untuk bersanding di pelaminan sirna.

DK meninggal di tangan adik kandungnya sendiri.

Kakak HR atau pakde DK, Agus Kustiardo (58) membenarkan kalau keponakannya tersebut akan menikah.

Hanya saja, kapan pernikahan itu akan dilaksanakan belum ditentukan karena belum ada pertemuan dengan keluarga besar.

"Memang ada informasi akan menikah, tetapi belum tahu kapannya. Soalnya belum ada rembukkan dengan keluarga,"terangnya pada Senin (28/11/2022) malam.

Soal rencana pernikahan korban DK juga diketahui oleh Kepala Desa Mertoyudan Eko Sungkono.

Ia membenarkan, kalau informasi korban akan menikah.

"Iya, setahu saya memang akan menikah. Namun, memang kapannya belum diketahui. Belum ada juga laporan ke KUA,"urainya. (*)

 

 

 

 

 

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved