Berita Kriminal Hari Ini

Bermodus Ritual, Warga Wonosobo Jadi Korban Pencurian di Dermaga Wisata Glagah Kulon Progo

"Benar ada laporan penipuan dengan modus ritual. Terduga pelaku mengaku bisa membantu mengatasi masalah keluarga melalui ritual tersebut," kata Iptu

Istimewa
Polisi melakukan olah TKP kasus pencurian di Dermaga Wisata Glagah, Kulon Progo, Jumat (25/11/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Warga Wonosobo, Jawa Tengah menjadi korban pencurian di Kabupaten Kulon Progo.

Pria berinisial KS (50) itu tertipu dengan modus ritual oleh seseorang yang baru saja dikenal melalui media sosial (medsos) Facebook. 

"Benar ada laporan penipuan dengan modus ritual. Terduga pelaku mengaku bisa membantu mengatasi masalah keluarga melalui ritual tersebut," kata Iptu Dwi Wijayanto, Plh Kasi Humas Polres Kulon Progo, Senin (28/11/2022) 

Baca juga: Pengakuan Anggota Keluarga Soal Meninggalnya 3 Orang di Mertoyudan Magelang: Pagi Masih Sehat

Dwi menerangkan, aksi tindak pidana kriminal terjadi pada 25 November lalu di Dermaga Wisata Glagah, Kulon Progo, DI Yogyakarta.

Kasus penipuan terjadi saat korban berkenalan dengan seorang pria yang mengaku sebagai Abah A, warga Cianjur, Jawa Barat. Mereka berkenalan melalui media sosial Facebook. 

Dari perkenalan ini, pelaku datang ke Wonosobo. Dia menghubungi korban untuk menjemputnya di Terminal Wonosobo dan diajak ke rumah korban

Kemudian, pelaku mengajak korban untuk melakukan ritual di pantai. Mereka menuju Pantai Glagah dengan mengendarai sepeda motor matic berplat AA 4968 PZ milik korban

Sesampainya di Pantai Glagah, pelaku mengajak korban berputar-putar dahulu di kawasan Pantai Glagah. 

Saat mendekati tempat pemungutan retribusi (TPR), korban melihat ada musala di Dermaga Wisata Glagah dan minta berhenti untuk Salat Asar. 

Korban kemudian turun dari sepeda motor, lalu berjalan kaki menuju musala. 

Sedangkan pelaku menunggu di atas sepeda motor milik korban

Selesai salat, ketika korban kembali menuju motornya ternyata sudah hilang.

Baca juga: Pernikahan Kaesang dan Erina Diharapkan Mampu Teguhkan Yogyakarta Sebagai Wedding Destination

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian senilai Rp 30 juta. 

Selanjutnya, korban melaporkan ke Polsek Temon. 

"Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan polisi," ucapnya. (scp) 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved