Berita Kesehatan

Gejala Depresi pada Remaja

Depresi sering kali tidak terdiagnosis, karena orang tua mungkin kesulitan membedakan kemurungan remaja yang normal dari masalah yang lebih serius.

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Gaya Lufityanti
Kompas.com
Ilustrasi 

Tribunjogja.com - Depresi merupakan gangguan psikologis yang bisa dialami siapa saja.

Seakan tidak memerdulikan umur, depresi bisa saja dialami remaja.

Depresi sering kali tidak terdiagnosis, sebagian karena orang tua mungkin kesulitan membedakan kemurungan remaja yang normal dari masalah yang lebih serius. 

Mengapa anak usia remaja menjadi pemurung?

Menurut psikolog pediatrik Ethan Benore, hal yang normal bagi remaja untuk menyendiri atau sedikit menjadu dari orangtua mereka.

Hal ini terjadi karena mereka mengembangkan rasa kemandirian dan mengembangkan lebih banyak ketergantungan pada hubungan sosial.

Di sisi lain, anak remaja juga sangat sensitif ketika mereka dinasehati oleh orangtua mereka.

Remaja sudah memiliki banyak hal yang harus dihadapi, mulai dari tugas sekolah dan kegiatan ekstrakurikuler hingga tekanan dari orang tua, teman, guru, dan pelatih — semuanya saat otak dan tubuh mereka masih berkembang.

Meskipun remaja sering terlihat dan bertindak seperti orang dewasa muda, korteks prefrontal mereka (bagian otak yang mengatur emosi) tidak akan berkembang sepenuhnya hingga usia 20-an.

“Saat ini, mereka memiliki kemampuan untuk membangkitkan emosi, tetapi belum tentu mampu mengatur dan memantau emosi tersebut,” kata Benore.

Selain itu, lonjakan beberapa hormon di usia mereka juga membuat anak-anak sulit memodulasi perubahan emosional yang mereka alami.

Dengan kata lain, anak remaja Anda mungkin sedang stres dan sedikit sedih — dan itu mungkin sangat normal.

Tapi terkadang, itu bisa menjadi gejala dari sesuatu yang lebih.

Gejala Depresi pada Remaja

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved