Kisah Inspiratif

Warga Kulon Progo Raup Pundi-pundi Rupiah dari Hasil Olahan Ikan Krispi Red Devil

Ikan red devil biasanya dibenci karena merusak ekosistem di air. Pasalnya, ikan tersebut kerap kali memangsa

Penulis: Sri Cahyani Putri | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM/Sri Cahyani Putri Purwaningsih
Proses produksi olahan ikan krispi red devil di Dusun Soka, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kulon Progo, Rabu (23/11/2022). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sri Cahyani Putri Purwaningsih

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Ikan red devil biasanya dibenci karena merusak ekosistem di air.

Pasalnya, ikan tersebut kerap kali memangsa ikan lainnya. 

Namun, bagi warga di Dusun Soka, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Kulon Progo justru meraup pundi-pundi rupiah dari olahan ikan predator tersebut.

Dia adalah Karsin. 

Baca juga: KAI Daop 6 Siapkan 9 Kereta Api Tambahan Pada Masa Angkutan Libur Nataru 2022/2023

Pemilik olahan ikan krispi mina rasa merintis usaha pengolahan ikan red devil sejak 2006 lalu. 

Bermula saat dirinya melihat banyaknya bahan baku ikan di wilayahnya. 

Ikan berjenis red devil melimpah di Waduk Sermo.

Kebetulan lokasi penangkapan ikan juga cukup dekat dengan rumahnya.

Tak jarang, jika ikan pemangsa itu ikut diburu oleh para pemancing.

Singkat cerita, hasil tangkapan ikan predator dari Waduk Sermo kemudian dikonsumsi secara pribadi.

Biasanya, untuk lauk ketika makan. 

Saat itu, karena tidak habis, ikan red devil lalu digoreng ulang olehnya.

Kemudian, dititipkan ke warung-warung sekitar rumahnya. 

Tak disangka, olahan ikannya ternyata cukup diminati masyarakat. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved