Perang Rusia Ukraina

Polandia Tempatkan Rudal Patriot di Perbatasan dengan Ukraina

Polandia dibantu Jerman sebagai kekuatan NATO mulai memasang sistem rudal pertahanan udara Patriot di dekat perbatasan Polandia-Ukraina.

Penulis: Krisna Sumarga | Editor: Krisna Sumarga
AP Photo Via Kompas.com
Sistem pertahanan rudal Patriot buatan AS. Polandia telah memasang rudal pertahanan ini di perbatasan Ukraina-Polandia menyusul penembakan rudal S-300 oleh pasukan Ukraina pekan lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM, WARSAWA – Polandia menempatkan sistem rudal pertahanan udara Patriot di dekat perbatasan Polandia-Ukraina.

Langkah itu dilakukan setelah sebuah rudal S-300 ditembakkan pasukan Ukraina dan menghantam sebuah desa di Polandia menewaskan dua orang.

Presiden Ukraina Volodymir Zelensky langsung menuduh Rusia pelakunya, sementara AS dan NATO menyimpulkan rudal tidak datang dari pihak Rusia.

Zelensky memprovokasi NATO agar segera bertindak, dan jika langkah balasan dilakukan maka Eropa akan terseret ke perang besar melawan Rusia.

Pada 17 November 2022, NATO mengerahkan sistem peringatan dini dan kontrol udara di sepanjang perbatasan Polandia dengan wilayah Lviv Ukraina.

Baca juga: Zelensky Provokasi Perang NATO vs Rusia Lewat Serangan Rudal ke Polandia

Baca juga: Presiden Polandia : Kami Tak Punya Bukti Rusia Tembakkan Rudal ke Polandia

Baca juga: Zelensky Berbohong, Ledakan Rudal di Polandia Bisa Rusak Kepercayaan NATO

Langkah itu dilakukan untuk melacak peluncuran rudal Ukraina dan menginformasikan pertahanan udara Polandia dan penduduk tentang kemungkinan ancaman susulan.

Menteri Pertahanan Jerman Christina Lambrecht mengusulkan Polandia untuk menyebarkan MIM-104 Pattiots (Radar Pelacakan Array Bertahap untuk Mencegat Target) di wilayah Polandia.

Dia menjelaskan pertahanan udara negara-negara NATO harus diperkuat, pertama-tama menyangkut negara-negara yang berbatasan dengan Rusia dan Ukraina, termasuk Polandia, Slovakia, dan negara-negara Baltik.

Pada 21 November, Kementerian Pertahanan Polandia menerima proposal Jerman untuk memperkuat pertahanan negara dengan sistem Patriot tambahan.

Baltik Ingin Seret NATO-Rusia Berperang

Menteri Pertahanan Polandia Mariusz Blaszczak mengatakan dia menerima tawaran rudal Patriot tambahan dari Jerman dan akan menempatkannya di dekat perbatasan dengan Ukraina.

AS menolak untuk memasok sistem Patriotnya ke Ukraina tetapi setelah pengerahan peluncur tambahan di perbatasan barat Ukraina, mereka dapat mengambil bagian aktif dalam konflik militer.

Tidak ada hambatan bagi negara-negara anggota NATO untuk membantu Ukraina dan mencegat rudal Rusia dengan Patriot setidaknya di wilayah Ukraina barat.

Skenario seperti itu juga akan memberikan militer AS kesempatan untuk sistem beraksi melawan rudal jelajah Rusia.

Perkembangan dan manuver yang sedang berlangsung dari negara-negara NATO menunjukkan serangan rudal Ukraina di Polandia bukanlah kecelakaan tetapi operasi bendera palsu.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved