Breaking News:

Bencana di Gunungkidul

Longsor di Padukuhan Blembem Gunungkidul Mengarah ke Barat, Ini Skema Penggunaan Ekskavator Basarnas

Setelah dua rumah itu dibongkar, diharapkan ekskavator akan lebih leluasa untuk menyingkirkan material longsor.

Penulis: Miftahul Huda | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA/MIFTAHUL HUDA
Dua ekskavator yang belum beroperasi untuk menggali material longsor di Blembem, Gunungkidul, Minggu (20/11/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Badan SAR Nasional (Basarnas) Yogyakarta telah menyusun sejumlah skema untuk menyingkirkan material longsor di Padukuhan Blembem, Kalurahan Candirejo, Semin, Kabupaten Gunungkidul.

Koordinator Posko Basarnas Yogyakarta, Arif Rahman, mengatakan skema pertama untuk memudahkan pencarian korban longsor, pihaknya akan membongkar dua rumah yang berada paling barat khususnya yang tertimbun longsoran.

Pembongkaran itu rencananya akan menggunakan eskavator yang telah disiapkan.

"Rencana ekskavator untuk membersihkan semua. Depan dua rumah dibongkar," katanya, diposko relawan, Minggu (20/11/2022) siang.

Setelah dua rumah itu dibongkar, diharapkan ekskavator akan lebih leluasa untuk menyingkirkan material longsor.

Arif menjelaskan, bukit yang longsor itu berada di sisi Timur dari bangunan rumah.

Material longsoran itu turun dan mengarah ke barat.

Terdapat lima rumah yang berada tepat di bawah bukit itu.

"Arah longsoran ke barat, dua rumah terkena longsor dan atapnya numpuk di tiga rumah berikutnya," ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya belum dapat menyimpulkan dua korban itu terjebak di lokasi mana.

"Kami belum tahu, yang jelas total ada lima rumah," tegasnya.

Para tim pencari korban longsor telah bertugas kembali setelah beberapa saat yang lalu lokasi pencarian diguyur hujan. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved