Atap SD Muhammadiyah Playen Ambruk
Ribuan Warga Iringi Pemakaman Korban Ambruknya Atap Bangunan SD Muhammadiyah Bogor
Saat jenazah diberangkatkan dari rumah duka, ribuan warga mengiringinya ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYAKARTA - Jenazah F, bocah 12 tahun yang menjadi korban tewas dalam insiden ambruknya atap bangunan SD Muhammadiyah Bogor akhirnya dimakamkan di tempat pemakaman umum di Plembutan, Playen pada Rabu (9/11/2022) siang sekitar pukul 10.45 WIB.
Tempat peristirahatan terakhir bocah yang tengah belajar menghafal Alquran tersebut berjarak sekitar 3 kilometer dari rumah duka.
Saat jenazah diberangkatkan dari rumah duka, ribuan warga mengiringinya ke tempat peristirahatan terakhirnya.
Warga berdatangan sejak pagi untuk ikut berbela sungkawa atas kepergian bocah kelas VI SD tersebut.
Karangan bunga berisi ucapan bela sungkawa pun berdatangan.
Secara khusus, Pemkab Gunungkidul melalui Panewu Playen, Agus Sumaryono menyampaikan ucapan belasungkawa sesaat sebelum jenazah diberangkatkan ke makam.
Baca juga: 10 Saksi Tragedi Atap Ambruk SD Muhammadiyah Bogor Playen Diperiksa
Baca juga: Polisi Gandeng Ahli dari UGM untuk Ungkap Penyebab Ambruknya Atap Gedung SD Muhammadiyah Bogor
"Di akhir hidupnya sudah memberi contoh mengorbankan jiwanya, melindungi anak yang lain untuk keluar dari bahaya, Jadi Pahlawan," kata Panewu Playen, Agus Sumaryono saat memberikan ucapan belasungkawa dari Pemkab Gunungkidul Rabu (9/11/2022) seperti yang dikutip dari Kompas.com.
Sementara itu Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Achmad Muhammad mengatakan, F dikenal sebagai siswa yang tekun dengan karakter dan akhal yang baik.
F merupakan sosok pahlawan bagi teman-temannya.
"Dia sedang bersama teman-temannya menghafal alquran ketika musibah itu terjadi dan begitu musibah itu terjadi dia justru bagi kami sosok yang luar biasa di usia anak kelas 6 SD, 11 tahun punya jiwa menyelamatkan jiwa orang lain daripada diri sendiri itu luar biasa pembelajaran bagi kita semua yang dewasa," kata Ahmad.
Dikatakannya pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini dengan baik akan membawa hasil yang luar biasa.
"Bahwa pendidikan karakter yang ditanamkan dengan baik akan memberikan hasil yang luar biasa oleh kemanusaiaan yang patut kita garis bawahi dari generasi muda Indonesia masih banyak dan Mas Fauzi salah satunya mereka yang punya rasa kemanusiaan mepwti yang tinggi dan soldaritas luar biasa," kata dia. (*)