Atap SD Muhammadiyah Playen Ambruk

Kisah Pilu Di Balik Tragedi Atap Sekolah Runtuh: FA Sedang Hafalan Alquran dan Bantu Evakuasi Teman

FA sempat mendapat perawatan intensif di RSUD Wonosari, namun kemudian meninggal dunia

(KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO)
Suasana rumah duka F (12) di Kalurahan Ngawu, Playen, Gunungkidul, Rabu (9/11/2022) 

Sekitar pukul 10.45 WIB, jenazah diberangkatkan ke pemakaman di Plembutan, Playen, atau sekitar 3 km dari rumah duka.

"Di akhir hidupnya sudah memberi contoh mengorbankan jiwanya, melindungi anak yang lain untuk keluar dari bahaya, Jadi Pahlawan," kata Panewu Playen, Agus Sumaryono saat memberikan ucapan belasungkawa dari Pemkab Gunungkidul Rabu (9/11/2022).

Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Achmad Muhammad mengatakan, F dikenal sebagai siswa yang tekun dengan karakter dan akhal yang baik.

"Dia sedang bersama teman-temannya menghafal alquran ketika musibah itu terjadi dan begitu musibah itu terjadi dia justru bagi kami sosok yang luar hiasa di usia anak kelas 6 sd, 11 tahun punya jiwa menyelamatkan jiwa orang lain daripada diri sendiri itu luar biasa pembelajaran bagi kita semua yang dewasa," kata Ahmad.

Kronologi Atap Kelas Runtuh

Kronologi Ambruknya Atap

Atap bangunan Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Bogor, Playen, Gunungkidul, ambruk pada Selasa (8/11/2022). 

Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi menyampaikan ambruknya atap bangunan sekolah terjadi sekitar pukul 07.30 WIB pagi.

"Saat itu aktivitas belajar belum dimulai, baru pengajian," kata Hajar.

Adapun atap yang ambruk berada di lantai 2 bangunan sisi belakang sekolah.

Terdapat 3 ruang kelas yang saat kejadian sudah diisi oleh pelajar.

Akibat kejadian ini, Hajar mengatakan setidaknya 12 pelajar terluka.

Satu mengalami luka serius, sedangkan lainnya mengalami luka ringan.

"10 pelajar dilarikan ke Puskesmas terdekat, 2 lainnya dilarikan ke RSUD Wonosari," ungkapnya.

Hajar mengatakan satu pelajar yang dilarikan ke RSUD Wonosari sudah dipulangkan.

Sedangkan satu luka serius masih dalam perawatan intensif.

Belum diketahui pasti penyebab ambruknya atap bangunan.

Adapun saat kejadian, kondisi cuaca sedang cerah, tidak ada hujan maupun angin.

"Kami masih terus menyelidiki kejadian ini," kata Hajar. (*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved