Pilpres 2024

Pertemuan Anies Baswedan dan Presiden Jokowi dan Politik Kompor

Setelah purnatugas, Anies Baswedan kemudian mengagendakan untuk berpamitan kepada Presiden Jokowi.

Tayang:
Penulis: Hari Susmayanti | Editor: Hari Susmayanti
Kompas.com/MITA AMALIA HAPSARI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Museum Seni Rupa dan Keramik, Kota Tua Jakarta, Jakarta Barat, pada Senin (10/10/2022) malam. 

TRIBUNJOGJA.COM, JAKARTA - Anies Baswedan resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 16 Oktober lalu.

Setelah purnatugas, Anies Baswedan kemudian mengagendakan untuk berpamitan kepada Presiden Jokowi.

Namun karena padatnya jadwal Presiden Jokowi, pertemuan Anies Baswedan dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut baru bisa dilaksanakan pada Jumat (21/10/2022) lalu.

Pertemuan Anies Baswedan dengan Presiden Jokowi tersebut dilaksanakan di Istana Kepresidenan Jakarta.

"Sore tadi pamit," kata Jokowi saat ditanya mengenai pertemuannya dengan Anies, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat malam seperti yang dikutip dari Kompas.com.

Namun, Jokowi tidak mengungkapkan lebih jauh mengenai topik pembicaraan lainnya antara dirinya dan Anies Baswedan.

Jokowi hanya menyebutkan bahwa Anies sudah meminta waktu bertemu sejak pekan lalu, tetapi baru terlaksana pada hari ini.

"Pamit, karena sebetulnya minggu yang lalu tapi kan saya mengatur waktunya belum bisa, jadi kan tadi sore," kata Jokowi.

Baca juga: AHY Dianggap Cocok Dampingi Anies Baswedan Sebagai Capres-Cawapres di Pilpres 2024, Klaim Demokrat

Politik Kompor

Sementara itu Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Nasdem Hermawi Taslim mengungkapkan sebelumnya ada oknum yang melakukan praktik "politik kompor" sebelum pertemuan Anies Baswedan dengan Presiden Jokowi digelar.

Praktik politik kompor tersebut dilakukan oleh seorang eliti parpol.

Menurut Taslim, oknum yang tengah menjalankan praktik politik kompor tersebut mencoba untuk menjauhkan bakal calon presiden (capres) Nasdem Anies Baswedan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Namun upaya yang dilakukan oleh oknum tersebut gagal total karena pertemuan Presiden Jokowi dengan Anies Baswedan akhirnya terlaksana.

"Ini kan banyak juga ini politik kompor kan. Politik kompor ada, maaf saya harus bilang, ada oknum elite politik karena di partai itu hanya itu yang ngomong. Itu terus yang ngomong, yang lain tidak ngomong. Coba menjauhkan Anies dengan Jokowi, membangun narasi-narasi kebencian," ujar Taslim di Hotel Amaris, Jakarta Pusat, Minggu (23/10/2022).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved