Berita Kabupaten Magelang Hari Ini
Pemdes Sebut Perlu Normalisasi Sungai Progo Imbas Erosi di Dusun Ngiwon Magelang
Normalisasi Sungai Progo artinya melakukan pengalian pada sungai mengunakan alat berat supaya aliran sungai tidak mengarah ke pemukiman warga.
Penulis: Nanda Sagita Ginting | Editor: Gaya Lufityanti
Selain, rumah warga dan lahan pertanian, kejadian itu juga berdampak pada satu irigasi yang mengairi tanaman warga.
Baca juga: BPBD Terapkan Masa Tanggap Darurat Selama Tiga Hari PascaBanjir Bandang di Dusun Nalan Magelang
"Itu irigasi untuk mengairi kurang lebih lahan 7 hektar lahan penduduk untuk pertanian. Ada padi, ada holtikultura. kalau sekarang hanya bergantung dari satu sumber, kecil tidak bisa memenuhi kebutuhan petani," ujarnya.
Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Magelang , Mhd Muzamil mengatakan, pihaknya masih melakukan penghitungan terkait dampak dari kejadian erosi di Dusun Ngiwon.
"Penghitungan secara komplit baru selesai Senin besok. Karena, kemarin (22/10/2022) kejadian bencana itu dalam sehari ada 6 lokasi," terangnya.
Sementara saat disinggung, soal rencana relokasi warga terdampak.
Ia mengatakan, masih dilakukan kajian oleh Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitu Pasna).
"Kalau relokasi bisa saja, namun harus ada tempat hingga persetujuan Bupati. Dan, nanti itu pun akan menjadi wewenang dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman," tutupnya. ( Tribunjogja.com )