Berita Bantul Hari Ini

Program Padat Karya di Bantul Kembali Bergulir, Ada 59 Titik yang Akan Dikerjakan

Pemerintah Kabupaten Bantul kembali meluncurkan program padat karya. Kali ini sasarannya berjumlah 59 dititik di 17 kapanewon dengan anggaran

Penulis: Santo Ari | Editor: Kurniatul Hidayah
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Bantul 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul kembali meluncurkan program padat karya.

Kali ini sasarannya berjumlah 59 dititik di 17 kapanewon dengan anggaran setiap titiknya mencapai Rp 100 juta.

Melalui program ini, infrastruktur dapat terbangun dengan baik dan warga yang terlibat dalam program ini bisa mendapatkan penghasilan.  

Baca juga: Dongkrak Ekonomi Warga, Piala Raja Sprint Rally Jogja Diharapkan Terus Berlanjut 

Wakil Bupati Bantul, Joko Purnomo mengatakan bahwa program padat karya dapat mempercepat pemulihan ekonomi yang terpuruk karena pandemi, termasuk dampak kenaikan harga BBM.

Ia menjelaskan, ini adalah  program pemberdayaan dari masyarakat sendiri.

Masyarakat yang menentukan di mana titik yang akan dibangun, untuk kemudian diajukan ke Pemkab Bantul  melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul.
 
“Program padat karya kali ini berjumlah 59 titik dengan anggaran setiap titiknya mencapai Rp 100 juta," jelasnya, Sabtu (15/10/2022).

Adapun pengerjaan infrastruktur dalam program padat karya dilakukan oleh masyarakat sendiri, dengan demikian diharapkan kualitas bangunan akan lebih baik. 

Meski dikerjakan oleh masyarakat, namun dari sisi teknis atau spesifikasi tetap diperhitungkan dengan baik.  

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa program padat karya ini menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Khusus atau BKK dari Pemda DIY dan juga dari APBD Bantul khususnya APBD perubahan tahun 2022 ini.

"Jadi program padat karya ini juga terlaksana atas aspirasi dari  anggota DPRD DIY dan juga DPRD Bantul," imbuhnya.

Baca juga: Poltekkes BSI Yogyakarta Wisuda 380 Lulusan, Separuh Telah Bekerja Sebelum Wisuda

Adapun pengajuan proposal padat karya kali ini dilakukan pada pada tahun 2022 ini atau tahun berjalan. Dan anggaran yang digunakan adalah anggaran dari APBD perubahan. ‎
 
Lebih jauh ia mengungkapkan, tahapan dalam waktu dekat adalah sosialisasi kepada warga penerima program padat karya yang sudah didahului dengan asesmen ke titik-titik yang akan dilaksanakan program padat karya.

"Setelah sosialisasi ini selesai harapannya pada bulan November 2022 yang akan datang program padat karya sudah bisa dilaksanakan," tandasnya. (nto)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved