Berita Bantul Hari Ini

Kebakaran Melanda Pabrik Cat dan Pabrik Kerajinan Tangan di Bantul

Kebakaran melanda dua pabrik yang berlokasi di Padukuhan Sribitan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan Kabupaten Bantul pada Jumat (7/10/2022).

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
Tribun Jogja/ Suluh Pamungkas
Ilustrasi kebakaran 

TRIBUNJOGJA.COM - ‎Kebakaran melanda dua pabrik yang berlokasi di Padukuhan Sribitan, Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan Kabupaten Bantul pada Jumat (7/10/2022) sekitar pukul 18.28 WIB.

Pabrik yang terbakar adalah pabrik cat dan kerajinan tangan yang semuanya memiliki bahan yang mudah terbakar. 

Kabid Pemadam Kebakaran BPBD Bantul , Irawan Kurnianto menjelaskan peristiwa kebakaran melanda pabrik cat, CV Putra Mandiri Indonesia dan pabrik handy craft PT Roma Expor.

Semula saksi Novendi yang merupakan satpam dari PT Roma Expor melihat nyala api di pabrik cat yang lokasi bersebelahan dengan pabrik tempat saksi bekerja.

Baca juga: Kebakaran Gudang Pengepul Kertas Bekas di Jalan Parangtritis Bantul, Gedung Pabrik Ludes Dilalap Api

Saat itu penjaga pabrik cat sedang keluar dari pabrik .

Saksi Novendi pun melaporkan kejadian tersebut ke manajernya dan langsung menghubungi BPBD Bantul

"Karena di pabrik banyak bahan yang mudah terbakar akhirnya api cepat membesar dan merembet ke PT Roma Expor," ujarnya, Sabtu (8/10/2022).

Mendapatkan informasi tersebut seluruh petugas dan mobil pemadam yang ada di lima sektor dikerahkan semua ke lokasi kebakaran .

Karena besarnya api, upaya pemadaman juga dibantu mobil pemadam dari Kota Yogyakarta, Sleman dan Kabupaten Kulon Progo dan UGM.‎

Termasuk tambahan bantuan armada tangki air dari Mbah Joyo Center, PMI Bantul, Tagana, PMI Sleman dan PMI DIY dan bantuan tenaga medis.

Meski sudah mengerahkan 13 unit mobil damkar dan sejumlah armada tanki air namun api yang terlanjur membesar sulit dipadamkan.

Baca juga: KEBAKARAN Rumah di Piyungan Bantul, Sumber Api Berasal dari Tungku Kayu di Dapur

Petugas membutuhkan waktu enam jam hingga api benar-benar bisa dipadamkan.

"Dalam kejadian tersebut ada empat warga yang terdampak kebakaran, mereka mengalami histeria dan sesak nafas. Selain itu dua petugas damkar BPBD Bantul yang matanya kelilipan dan sesak nafas. Namun semuanya bisa ditangani oleh petugas medis," ucapnya.

Untuk penyebab kebakaran Irawan mengatakan bahwa itu masih dalam penyelidikan petugas kepolisian.

Namun untuk perkiraan kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 5 miliar.

"CV Putra Mandiri Indonesia mengalami kerugian hingga Rp 5 miliar sedangkan PT Roma Expor mengalami kerugian Rp 500 juta," bebernya.‎( Tribunjogja.com )

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved