PKS Kota Yogyakarta Gelar Bazar UMKM untuk Dorong Penguatan Objek Wisata di Bantaran Kali Code

Destinasi di Bantaran Kali Code dinilai bisa menjadi magnet bagi pelancong, sekaligus memecah keramaian turis di pusat-pusat Kota Pelajar.

Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Muhammad Fatoni
dok.istimewa
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono, menyambangi bazar UMKM yang digelar DPD PKS Kota Yogyakarta, di Kampung Wisata Jetisharjo, Kemantren Jetis, Minggu (2/10/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Yogyakarta mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas objek wisata di bantaran Kali Code, agar semakin kuat bersaing.

Sebab, destinasi itu dinilai bisa menjadi magnet bagi pelancong, sekaligus memecah keramaian turis di pusat-pusat Kota Pelajar.

Dorongan tersebut disampaikan Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Yogyakarta, Muhammad Fauzan, di sela bazar UMKM bertajuk "Pasar Kita Semua", di Kampung Wisata Jetisharjo, Kemantren Jetis, Minggu (2/10/2022).

Menurutnya, agenda tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan destinasi di bantaran kali.

"Karena Kota Yogyakarta ini dilewati tiga kali besar, salah satunya Code. Banyak sekali warga yang tinggal di kawasan bantaran . Maka, kalau ini bisa digarap dengan lebih baik lagi, tentu bisa membangkitkan masyarakat di bantaran sungai," urainya.

Ketua RW 7 Jetisharjo, Ahmad Hermawan, menambahkan bazar UMKM yang dilaksanakan ini merupakan bentuk kerja sama dengan kampungnya.

Dibranding dengan nama Pasar Minggon, event yang bergulir di bentaran sungai tersebut sudah dirintis sejak awal 2022 silam.

"Karena pandemi selama dua tahun kita tidak ada aktivitas yang melibatkan banyak orang. Jadi, setelah lepas dari pandemi kami membuka Pasar Minggon. Pasar ini aktif setiap Minggu pagi, di sini juga bisa live musik, senam, jalan sehat, masak, tarian, sangat variatif kegiatannya," ungkapnya.

Menurut Hermawan, banyak manfaat yang dirasakan dengan gelaran Pasar Minggon ini.

Antara lain, mampu menggerakan roda ekonomi masyarakat, terutama bagi para pelaku UMKM, sebagai pusat pembelanjaan baru, sekaligus untuk membangkitkan dan mempromosikan destinasi wisata kuliner maupun alam. 

"Di kampung ini kan dilewati bentangan Kali Code sepanjang kira-kira 1,5 kilometer. Selain itu, terdapat juga tiga titik mata air dan pernah digunakan untuk rafting," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta, Kadri Renggono, yang hadir mewakili Pj Wali Kota Sumadi, menuturkan, Pemkot memiliki konsen untuk terus mengembangkan kegiatan UMKM.

Sehingga, sinergitas bersama warga masyarakat dan parpol ini sangat penting.

"Dan hari ini teman-teman dari PKS mencoba untuk mengekplorasi potensi di Kemantren Jetis. Harapannya bisa menggerakan ekonomi, serta mensejahterakan masyarakat, serta menyerap tenaga kerja," katanya. (*)

 

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved