Doa dan Pesan Baik Putri Candrawathi Sebelum Masuk Mobil Tahanan, Ditujukan untuk Anak-anaknya

Tersangka pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi, harus meninggalkan anak-anaknya karena Kapolri telah mengumumkan penahanan terhadap dirinya. 

Penulis: Tribun Jogja | Editor: Yoseph Hary W
KOMPAS.com/Rahel
Putri Candrawathi mengenakan baju tahanan oranye di Lobi Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (30/9/2022) 

Selanjutnya, Ali meminta publik memberikan dukungan penuh pada Polri untuk segera menyelesaikan kasus pembunuhan Brigadir Yosua.

Daftar tersangka kasus Brigadir J

Dalam kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, selain Putri, terdapat empat tersangka, yakni Ferdy Sambo, Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf.

Sambo diduga menjadi otak pembunuhan. Polisi mengungkap, Sambo memerintahkan anak buahnya, Bharada E, untuk menembak Brigadir J di rumah dinasnya di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan (8/7/2022).

Setelahnya, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri itu menembakkan pistol milik Yosua ke dinding-dinding rumah supaya seolah terjadi tembak menembak.

Kelima tersangka disangkakan perbuatan pembunuhan berencana dan dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).

Ancaman pidananya maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun.

Pada Kamis (28/9/2022), Kejaksaan Agung telah menyatakan bahwa berkas perkara para tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J lengkap atau P21. Dengan demikian, mereka segera diadili di meja hijau.

()

Artikel tayang di https://nasional.kompas.com/read/2022/09/30/kapolri-pastikan-putri-tetap-bisa-bertemu-anaknya-meski-ditahan.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved