Berita Bantul Hari Ini

BINDA DIY Berikan Multivitamin Agar Masyarakat Tetap Jaga Imunitas Meski Sudah Disuntik Vaksin

Selain melakukan vaksinasi massal, upaya lain yang dilakukan BINDA DIY adalah dengan memberikan multivitamin bagi para peserta.

Penulis: Santo Ari | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Pemberian multivitamin untuk peserta vaksinasi, Kamis (29/9/2022) 

TRIBUNJOGJA.COM - Kesadaran masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster masih perlu ditingkatkan.

Upaya vaksinasi massal secara terus menerus pun dilakukan untuk mencapai herd immunity di masyarakat, termasuk yang dilakukan oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) DIY.

Koordinator Vaksinasi Bantul BINDA DIY , Nugroho mengungkapkan bahwa saat ini memang ada peningkatan capaian jumlah vaksinasi booster walaupun masih jauh dari yang ditargetkan.

Adapun data capaian vaksinasi per 28 September untuk booster sebesar 198.444 atau 26, 38 persen dari sasaran 752.225.

Baca juga: Transisi Pandemi ke Endemi, Binda DIY Genjot Capaian Vaksinasi Covid-19

Sementara untuk dosis 1 mencapai 791.592 atau 88,02 persen dari 899.352 sasaran dan dosis dua 759.381 atau 84,44 persen.

"Memang perlunya terus melakukan vaksinasi yang sifatnya rutin. Adanya kebijakan pemerintah terkait syarat pelaku perjalanan atau syarat pencairan BLT juga tidak terlalu signifikan menambah jumlah peserta vaksinasi," ujarnya saat vaksinasi massal kerjasama dengan BINDA DIY dengan Puskesmas Kasihan 2, Kamis (29/9/2022).

Namun demikian, paling tidak pemerintah terus berupaya menambah capaian vaksinasi.

Pun jika dilakukan vaksinasi massal secara terus menerus, maka jumlahnya masyarakat yang tervaksin pun akan meningkat.  

"Kendalanya adalah kesadaran masyarakat sendiri. Jadi tidak masalah jika dilakukan secara terus menerus. Apalagi ini mendekati kebijakan pemerintah mengeluarkan status endemi," ungkapnya.

Selain melakukan vaksinasi massal, upaya lain yang dilakukan BINDA DIY adalah dengan memberikan multivitamin bagi para peserta yang hadir untuk disuntik vaksin di Puskesmas Kasihan 2.

Selain untuk menjaga imunitas, menurutnya ini salah satu bentuk sosialiasi kepada masyarakat.
 
"Meskipun kita sudah divaksin kita tetap harus mengonsumsi vitamin, karena virus tidak hanya covid tapi banyak virus yang lain," ujarnya.

Ia berharap apa yang dilakukan BINDA dapat juga dapat diaplikasikan oleh instansi lain, termasuk pemerintah maupun fasilitas kesehatan lainnya.  

Baca juga: Capaian Masih di Bawah 50 Persen, Binda DIY Dorong Masyarakat Segera Vaksinasi Booster

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kasihan 2, Elmi Yudihapsari, mengakui bahwa capaian dosis ketiga masih sedikit dibandingkan dosis 1 atau 2.

Hal itu lantaran masyarakat merasa cukup mendapatkan dua dosis vaksin covid-19.  

"Mungkin mereka sudah merasa cukup dengan dua dosis. Kemudian memang dari kasus yang juga cenderung menurun, menjadikan masyarakat merasa dua dosis sudah cukup. Padahal, kita membutuhkan dosis ketiga untuk menjaga imun kita," terangnya.  

Maka dari itu, pihaknya terus membuka layanan vaksinasi Covid-19 , termasuk bekerjasama dengan instansi lain seperti kampus-kampus termasuk dengan BINDA DIY .

"Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan booster, bukan hanya karena syarat perjalanan atau keperluan lain, tapi memang dari kesadaran sendiri untuk tetap sehat," pungkasnya.( Tribunjogja.com )  

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved