Breaking News:

Berita Jogja Hari Ini

Transisi Pandemi ke Endemi, Binda DIY Genjot Capaian Vaksinasi Covid-19

Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) DIY terus mengintensifkan pelaksanaan vaksinasi booster, guna mengejar target vaksin booster hingga 70 persen

istimewa
Masyarakat tengah mengantre untuk mendapatkan layanan vaksinasi booster di Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Rabu (21/9/2022). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) DIY terus mengintensifkan pelaksanaan vaksinasi booster, guna mengejar target vaksin booster hingga 70 persen di akhir tahun ini.

"Pelaksanaan vaksinasi terus kami intensifkan sampai akhir tahun 2022 ini, sampai adanya keputusan dari pemerintah pusat apakan pandemi Covid-19 ini akan diakhiri dan berubah menjadi endemi. Jadi untuk keputusannya nanti kami menunggu saja dari pemerintah pusat," ujar pelaksana Vaksinasi Binda DIY, Aryo Adipati saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Klinik Pratama Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, Rabu (21/9/2022).

Ditambahkannya, capaian vaksinasi booster untuk wilayah Sleman sampai dengan Rabu (21/9/2022) masih perlu digenjot, lantaran masih di bawah 50 persen.

Baca juga: KECELAKAAN: Rem Blong, Truk Molen di Klaten Seruduk Pagar Terminal di Jalan Yogyakarta-Solo

"Capaian vaksinasi booster di wilayah Sleman masih kisaran 46 persen," terang Aryo.

Selain di Poltekkes Yogyakarta, sentra vaksinasi Covid-19 kolaborasi Binda DIY dan Dinas Kesehatan Sleman juga rutin dilaksanakan di Sleman City Hall (SCH).

Sebagaimana diketahui, pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia selama lebih dari dua tahun disebut akan segera berakhir, hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus baru-baru ini.

Meski begitu, Presiden Joko Widodo berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk tetap bersikap hati-hati dan mewaspadai Covid-19.

Sebab menurut Jokowi, keputusan untuk mengakhiri pandemi tidak boleh dilakukan tergesa-gesa dan harus tetap mengutamakan kehati-hatian.

Baca juga: Empat Motor Alami Kecelakaan di Mertoyudan Magelang, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit 

Jokowi mengatakan, sikap hati-hati itu tetap diperlukan karena kasus Covid-19 di sejumlah negara juga tengah merangkak naik.

Ia pun mengingatkan, keputusan untuk mengakhiri pandemi sesungguhnya berada di tangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) karena pandemi terjadi di seluruh negara di dunia. (Han)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved