Berita Purworejo
Kisah Dua Bocah Asal Purworejo Raih Juara 2 FLS2N Tingkat Nasional Lewat Pantomim
Kabar membanggakan hadir dari putra-putri asli Purworejo yang bersekolah di SD Mutiara Ibu. Mereka adalah Genta Damai Kelana dan Janeeta Kayla Jasmine
Penulis: Dewi Rukmini | Editor: Kurniatul Hidayah
Laporan Reporter Tribun Jogja, Dewi Rukmini
TRIBUNJOGJA.COM, PURWOREJO - Kabar membanggakan hadir dari putra-putri asli Purworejo yang bersekolah di SD Mutiara Ibu. Mereka adalah Genta Damai Kelana dan Janeeta Kayla Jasmine.
Dua bocah berusia 11 tahun itu, berhasil meraih Juara 2 Tingkat Nasional dalam Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2022, mewakili Provinsi Jawa Tengah.
Dalam peragaan adu bakat antar pelajar itu, Genta dan Jasmine sukses mengklaim posisi runner up dengan pertunjukan seni Pantomim yang bertajuk "Nenekku Guru Kehidupan".
Baca juga: Masuk Stategis Pariwisata Nasional, Bank Dunia Siap Bangun Infrastuktur di Prambanan
Menceritakan sebuah kisah tanpa dialog, hanya berlandaskan gerakan tubuh dan mimik wajah tentu tidak mudah.
Hal tersebut, juga diakui oleh Genta dan Jasmine.
Bagi mereka, Pantomim sama halnya dengan bermain peran.
Bedanya, peragaan tersebut tanpa menggunakan benda nyata, sehingga butuh penghayatan dan imajinasi tinggi dalam pertunjukkan.
"Yang paling susah adalah bagian penghayatan, ekspresi, dan disuruh memakai perasaan juga. Jadi, ketika pertunjukan kami harus berimajinasi membayangkan perannya, menghafalin tempo musik biar pas. Ya terus, dinikmati aja" kata Genta dan Jasmine sepakat.
Meskipun begitu, mereka mengaku senang saat dinobatkan jadi penerima mendali perak dalam agenda gelaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia melalui Pusat Prestasi Nasional yang diadakan secara daring.
Lantas, dua anak yang saat ini duduk di bangku kelas 6 SD tersebut menceritakan awal ketertarikan dengan seni pantomim.
Jasmine mengaku telah berkecimpung di dunia seni pantomim sejak berusia 9 tahun, saat dirinya masih duduk di bangku kelas 4 SD.
Ketertarikan itu bermula saat Jasmine rutin menemani sang kakak berlatih pantomim.
"Soalnya dulu, kakak pernah diajak lomba pantomin, terus bisa (juara) sampai provinsi. Lalu, aku jadi termotivasi untuk mencoba," cerita Jasmine malu-malu.
Memenangkan perlombaan itu bukanlah kali pertama Jasmine. Retno (42), Ibu Jasmine, mengungkapkan bahwa pada tahun sebelumnya, Jasmine pernah meraih juara 2 Tingkat Provinsi dalam pagelaran yang sama.
Kini, melihat putrinya berhasil mengharumkan nama Purworejo yang mewakili Jawa Tengah di tingkat Nasional, membuat hati Retno serasa plong, bangga, sekaligus senang.
"Alhamdulillah waktu kemarin proses syutingnya itu berlangsung cepat, hanya butuh sekitar 3 kali take langsung jadi. Dari awal, kami juga tidak ada target mau raih juara berapa. Yang penting anak-anak menjalani dengan seneng dan kami mendukung penuh hal itu," urai Retno kepada Tribunjogja.com.
Syukur dan bangga juga dirasakan Anik (42), Ibunda Genta. Ia menuturkan, awalnya ada rasa takut menghampiri Genta, jikalau tidak bisa mengimbangi Jasmine yang sudah berpengalaman.
Pasalnya, tahun ini merupakan pengalaman perdana bagi Genta untuk terjun di dunia seni pantomim.
Keikutsertaan Genta bermula ketika Jasmine mengajak berkolaborasi. Tak terduga, ajakan tersebut disambut hangat oleh Genta yang ingin mencoba pengalaman baru.
Baca juga: Ganjar Pranowo Sebut Penyandang Disabilitas Dilibatkan dalam Gelaran Bank Jateng Tour de Borobudur
"Sebenarnya dari awal, Genta sudah sempat takut tidak bisa mengimbangi jasmin yang berpengalaman. Tapi setelah dicoba latihan, kok kata pelatihnya, Genta bisa mengikuti. Genta bisa menerima ilmu dengan baik," tutur Anik.
Lebih lanjur, di balik momentum kebahagiaan itu, Anik ingin mengajarkan kepada Genta tentang pentingnya sebuah proses. Ia menilai, pengalaman baru bisa menjadi pelajaran untuk sang buah hati, bahwa mencapai sesuatu itu harus dengan bekerja keras.
"Karna selama latihan pasti sangat melelahkan, kadang mood-nya juga tidak bagus. Kalau prestasi, itu saya anggap bonus. Bonus atas kerja keras mereka (Genta dan Jasmine) dan semoga bisa jadi bekal nanti ketika dewasa," pungkasnya. (drm)