Berita Jogja Hari Ini

ORI DIY Segera Tindak Lanjuti Dugaan Pungutan di Sekolah Negeri Minggu Depan

Ombudsman RI perwakilan DI Yogyakarta (ORI DIY) segera menindaklanjuti dugaan pungutan di SMK Negeri.

Penulis: Ardhike Indah | Editor: Kurniatul Hidayah
freepik.com
ilustrasi amplop 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Ardhike Indah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Ombudsman RI perwakilan DI Yogyakarta (ORI DIY) segera menindaklanjuti dugaan pungutan liar (pungli) di dua SMK Negeri.

Kepala ORI DIY, Budhi Masturi mengatakan, pelapor yang melaporkan salah satu SMK Negeri di Depok, Sleman sudah memenuhi materi pelaporannya.

Sehingga, ORI DIY akan segera mengklarifikasi ke lapangan terkait dugaan pungutan SMK Negeri di Depok tersebut.

“Kira-kira minggu depan ya kami mulai klarifikasi. Bisa kami yang datang ke sekolah atau mereka yang ke sini,” terang Budhi kepada wartawan di Kantor ORI DIY di Jalan Affandi, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: CATAT, Mulai Oktober 2022 Ada 6 Kali Penerbangan Internasional di YIA

Ia melanjutkan, terkait laporan dugaan pungli di salah satu SMK Negeri di Kota Yogyakarta, pelapor belum melengkapi materi pelaporannya.

“Kalau yang di Kota Yogyakarta, kami masih menunggu materi dari pelapor ya. Formalnya bagaimana, kami menunggu. Mereka juga masih menimbang untuk melaporkan sekolahnya atau tidak,” katanya.

Akan tetapi, dari pantauan di lapangan, kata Budhi, muncul dugaan adanya sindiran dari oknum guru di kelas saat mengajar terkait pelaporan dugaan pungutan orang tua atau wali murid ke ORI DIY.

Oknum guru menyindir bagi siapa yang tidak setuju dengan adanya sumbangan, maka sebaiknya keluar saja dan sekolah di sekolah swasta.

Dugaan sindiran itu, menurutnya, justru akan mempercepat proses tindak lanjut ORI DIY untuk menyelidiki dugaan pungli di sekolah itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved