Bupati Bantul Abdul Halim Muslih

Bupati Abdul Halim: Berdemokrasilah yang Elegan dan Modern

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat Kabupaten Bantul menghentikan budaya-budaya dalam berdemokrasi yang menghasilkan dampak negatif.

Editor: Agus Wahyu
TRIBUNJOGJA.COM/ISTIMEWA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak masyarakat Kabupaten Bantul menghentikan atau menghilangkan budaya-budaya dalam berdemokrasi yang menghasilkan dampak negatif.

Baca juga: Sebanyak 75 Calon Lurah di Bantul Gelar Deklarasi Pemilihan Damai

Baca juga: Bupati Bantul Abdul Halim Minta Para Calon Lurah Tidak Bikin Perpecahan, Jika Kalah Pilur

"Kita mesti melakukan transformasi budaya demokrasi. Budaya demokrasi kita yang seringkali menghasilkan dampak dampak negatif, termasuk polarisasi di masyarakat yang berkepanjangan ini harus dihentikan," ucap Abdul Halim, Jumat (16/9/2022).

Menurut Bupati Abdul Halim, budaya lama di dalam berdemokrasi yang berdampak negatif harus segera diakhiri. Sebab, sekarang ini memasuki dunia yang jauh lebih modern, dunia yang mendorong manusia agar lebih egaliter, lebih menjaga persatuan.

"Makanya, budaya demokrasi kita itu harus bertransformasi menuju demokrasi yang lebih damai, demokrasi yang tetap menjaga persaudaraan dan persahabatan," tutur Halim.

Bupati Halim menyebutkan, bahwa Kabupaten Bantul memiliki budaya gotong royong, budaya saiyeg saeko proyo (bahu membahu membentuk tekat yang kuat), sehingga budaya seperti ini harus diterapkan di dalam demokrasi jelang pemilihan lurah serentak di Bantul.

"Saya punya rasa optimistis, bahwa Insya Allah Bantul pada pemilihan tahun ini lebih kondusif, karena kesadaran para calon ini semakin meningkat. Tidak harus pakai geger-gegeran (rusuh) 'ngamuk-ngamuk', toh itu tidak akan mengubah hasil," tambah Bupati Bantul.

“Oleh karena itu, ciptakan suasana damai antarsesama kandidat, dengan bercanda bersama. Ya inilah yang disebut dengan transformasi budaya berdemokrasi. Kalau tidak kita lakukan, kita akan kembali ke masa lalu yang itu tidak produktif bagi pembangunan berikutnya,” sambungnya.

Diketahui, Kabupaten Bantul akan menghelat Pmeilihan Lurah (Pilur) Serentak Bantul 2022, Minggu 25 September mendatang. (ayu)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved